Proliga 2026. (Istimewa)
Proliga 2026: Electric PLN Tekuk Popsivo Polwan 3-0 di Gresik
Solikhul Huda • 30 January 2026 20:58
Gresik: Tim bola voli putri Jakarta Electric PLN Mobile menutup putaran pertama Proliga 2026 dengan hasil manis usai meraih kemenangan telak 3-0 (25-23, 25-19, 25-12) atas Jakarta Popsivo Polwan di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat, 30 Januari 2026.
Kemenangan tersebut menjadi yang keempat dari total enam laga yang dijalani Electric PLN pada putaran pertama. Hasil ini membawa Electric PLN sementara menempati posisi kedua klasemen Proliga 2026 dengan koleksi 11 poin, menggusur Jakarta Pertamina Enduro dan Bandung BJB Tandamata yang masing-masing mengoleksi 9 poin.
Posisi Electric PLN masih berpotensi berubah lantaran Jakarta Pertamina Enduro dijadwalkan melakoni laga lanjutan menghadapi Medan Falcons pada Jumat malam, 30 Januari 2026.
"sebelumnya kita lemah di receive, oleh karena itu ada evaluasi dan bisa diaplikasikan oleh anak-anak sehingga mampu mendulang kemenangan," ungkap Alim Suseno, di ruang press conference, Jum'at, 30 Januari 2026.
Dalam laga ini, Electric PLN tampil dominan, terutama pada set kedua dan ketiga. Poppy Aulia menjadi top skor dengan torehan 18 poin, disusul Neriman Ozsoy (16 poin) dan Ersandrina “Caca” Devega (13 poin).

Proliga 2026. (Istimewa)
Menjelang putaran kedua, Electric PLN memastikan tidak akan melakukan perubahan komposisi pemain, baik asing maupun lokal. Tim pelatih memilih mempertahankan skuad yang ada dan memanfaatkan masa jeda untuk meningkatkan kesiapan taktik serta kebugaran pemain.
“Dari komposisi pemain tetap dipertahankan yang ada sekarang,” tambah Alim Suseno.
Alim juga menjelaskan pelatih kepala Chamnan Dokmai tidak menurunkan Celeste Elle Plak** lantaran kondisi fisik yang belum fit. Peran serangan utama kemudian diemban oleh Neriman Ozsoy bersama pemain lainnya. Kapten tim, Agustin Wulandari, menilai seluruh pemain mampu menjalankan instruksi dan strategi pelatih dengan baik.
Di sisi lain, Jakarta Popsivo Polwan sempat memberikan perlawanan ketat pada set pertama, namun kesulitan keluar dari tekanan pada set kedua dan ketiga. Kapten Popsivo Polwan, Amalia Fajrina, mengakui performa timnya berada di bawah ekspektasi.
“Kami under perform, termasuk dua pemain asing kami, dan set kedua serta ketiga sulit keluar dari tekanan. Masih ada pemain senior yang harus turun, termasuk saya, sementara pemain-pemain muda masih minim pengalaman. Kalau soal perombakan tim, silakan tanyakan langsung ke manajemen saja,” ujar Amalia.