Terus 'Ngekor' Emas, Harga Perak Antam Cetak Rekor Lagi Jadi Rp72.900/Gram

Perak batangan Antam. Foto: dok Shopee.

Terus 'Ngekor' Emas, Harga Perak Antam Cetak Rekor Lagi Jadi Rp72.900/Gram

Husen Miftahudin • 29 January 2026 10:45

Jakarta: Harga perak murni yang dipasarkan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam, pada hari ini kembali mencatatkan level tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH).

Mengutip laman Logammulia.com, Kamis 29 Januari 2026, harga perak batangan Antam hari ini dibanderol di level Rp72.900 per gram. Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp2.200 dari Rp69.450 per gram pada Rabu 28 Januari 2026.
 

Harga perak batangan Antam


Berikut daftar harga perak batangan Antam pada hari ini Kamis, 29 Januari 2026, berdasarkan data resmi Logammulia.com:
  • Harga perak batangan 1 gram: Rp72.900
  • Harga perak batangan 250 gram: Rp18.625.000, dengan PPN 11 persen Rp20.673.750
  • Harga perak batangan 500 gram: Rp36.450.000, dengan PPN 11 persen Rp40.459.500
 
Baca juga: Harga Emas Antam Tembus Rp3 Juta


(Ilustrasi, perak batangan. Foto: melbournemint.com.au)
 

Harga perak heritage


Berikut daftar harga perak batangan heritage, menurut data logam mulia:
  • Harga perak 31,1 gram: Rp2.815.066 dengan PPN 11 persen Rp3.124.723.
  • Harga perak 186,6 gram: Rp15.768.439 dengan PPN 11 persen Rp17.502.964

Sebagai referensi tambahan bagi investor, harga harga perak tunai (silver spot), pada hari ini berdasarkan data bloomberg.com pukul 09.12 WIB tercatat kembali mengalami kenaikan di angka USD 117.2586 per troy ons. Secara spesifik, persentase kenaikan berada di angka 0,48 persen dan kenaikan harga 0,56 poin.

Harga perak dunia yang terus meroket hingga USD100 ini, turut dipengaruhi oleh pindahnya investor yang mulai  beralih dari aset berisiko seperti saham ke logam mulia, perak.

Beralihnya para investor tersebut, turut mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini yang dibuka melemah 4,86 persen ke level 7.916,08, pada pukul 09.16 WIB. (Surya Mahmuda)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)