Longsor Parah Landa Niscemi, Italia Tetapkan Status Darurat di Wilayah Selatan

Badai yang melanda Italia memicu penetapan status darurat. Foto: APA

Longsor Parah Landa Niscemi, Italia Tetapkan Status Darurat di Wilayah Selatan

Fajar Nugraha • 27 January 2026 18:03

Roma: Otoritas Italia, pada Senin, 26 Januari, menetapkan status darurat nasional, menyusul dampak mematikan siklon Harry yang menerjang wilayah Calabria, Sisilia, dan Sardinia sejak pekan lalu. Badai tersebut memicu tanah longsor skala besar di Kota Niscemi, Sisilia, yang memaksa sedikitnya 1.500 warga mengungsi.

Menteri Perlindungan Sipil, Nello Musumeci mengonfirmasi perluasan zona penyangga keamanan dari 100 meter menjadi 150 meter sebagai langkah pencegahan. Hal ini dilakukan karena material longsor sepanjang empat kilometer tersebut terus bergerak menuju pusat kota dan mengancam pemukiman warga.

Kepala Departemen Perlindungan Sipil, Fabio Ciciliano, memperingatkan bahwa jumlah pengungsi di Niscemi kemungkinan akan terus bertambah karena pergerakan tanah belum berhenti.

"Sangat penting untuk meningkatkan jumlah evakuasi seiring dengan masuknya material longsor ke dalam kota," tegas Ciciliano, seperti dikutip Anadolu, Selasa, 27 Januari 2026.

Guna menangani krisis ini, Pemerintah Italia telah mengalokasikan dana darurat nasional sebesar 100 juta Euro atau sekitar Rp1,7 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembersihan puing-puing, pemulihan layanan publik esensial, serta bantuan kemudahan bagi penduduk yang terdampak di tiga wilayah selatan yang berada dalam status darurat selama satu tahun ke depan.

Wali Kota Niscemi, Massimiliano Conti, menggambarkan situasi saat ini sebagai kondisi yang dramatis. Ia melaporkan adanya rekahan tanah vertikal sedalam 25 meter yang terjadi dalam semalam akibat curah hujan yang ekstrim.

Otoritas setempat telah menutup akses jalan raya dan meliburkan seluruh sekolah di kota berpenduduk 25.000 jiwa tersebut. Selain di wilayah selatan, tanah longsor juga dilaporkan melanda jalur pantai Via Aurelia di Italia Utara, tepatnya antara Arenzano dan Genoa. 

Bongkahan batu dan puing menutupi seluruh jalur lalu lintas di dekat terowongan Pizzo. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk melakukan pencarian kemungkinan adanya korban yang tertimbun dengan bantuan unit anjing pelacak.

Departemen Perlindungan Sipil telah memperpanjang status waspada hingga 27 Januari untuk wilayah Veneto, Sardinia, Campania, Calabria, dan Sisilia. Di Sardinia, otoritas setempat memperingatkan adanya risiko hidrogeologis yang tinggi karena sistem cuaca buruk diprediksi masih akan bertahan dalam 24 jam ke depan.

Warga diminta untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan banjir mengingat kondisi tanah yang sudah jenuh akibat hujan lebat yang turun tanpa henti dalam beberapa hari terakhir.

(Kelvin Yurcel)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)