Kabut Asap Pekat Ganggu Taksi Air di Sungai Mentaya, Jarak Pandang Cuma 10 Meter

Kabut asap mengganggu transportasi taksi air di Sungai Mentaya, Sampit, Kotawaringin Timur. (Metro TV/ Akhmad Dian Noor)

Kabut Asap Pekat Ganggu Taksi Air di Sungai Mentaya, Jarak Pandang Cuma 10 Meter

Akhmaddiannor • 18 September 2026 14:42

Sampit: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Tak hanya mengganggu aktivitas warga di darat, kabut asap pekat juga menghambat aktivitas transportasi taksi air di Sungai Mentaya.

Salah seorang motoris taksi air, Surianto, mengatakan kabut asap cukup mengganggu aktivitasnya. Selain membuat perjalanan lebih berisiko, kondisi tersebut turut berdampak pada pendapatan karena sebagian penumpang memilih menunda perjalanan.

"Agak terganggu penglihatan kami sehari-hari soalnya kabut, antar anak sekolah pagi, jadi agak siangan," kata Surianto di Sampit, Jumat, 18 September 2026.


Menurut dia, kabut asap pada Jumat pagi merupakan yang paling pekat dalam beberapa hari terakhir. Jarak pandang di atas Sungai Mentaya diperkirakan hanya berkisar 10 hingga 50 meter.

"Paling jarak (pandang) 10 meter," ucapnya. 

Kondisi serupa dirasakan penumpang taksi air, Ahmad Yannor. Ia mengaku khawatir harus melintasi sungai dalam kondisi jarak pandang terbatas, tetapi tetap menggunakan taksi air karena menjadi salah satu akses untuk berangkat ke sekolah.

"Sangat khawatir takutnya tidak bisa melihat alur sungai, tabrak kapal, dan lain-lainnya," ungkapnya. 


Kabut asap terlihat di Bundaran Polres Sampit. (Metro TV/ Akhmad Dian Noor)

Dalam kondisi tertentu, motoris bahkan memilih menunda keberangkatan hingga kabut asap sedikit menipis dan alur sungai kembali terlihat.

Meski demikian, sebagian besar taksi air tetap beroperasi dengan mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan. Para pengemudi berharap kabut asap segera membaik agar transportasi air di Sungai Mentaya dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

(Silvana Febiari)