Gelombang panas masih melanda Prancis selatan dengan suhu mencapai 40,8 derajat Celsius. (Anadolu Agency)
Gelombang Panas Berlanjut di Prancis, Suhu Udara Tembus 40,8 Derajat Celcius
7 September 2026 18:03
Paris: Gelombang panas masih melanda wilayah selatan Prancis pada Senin, 7 September 2026, dengan enam wilayah berada dalam status peringatan oranye akibat suhu tinggi.
Menurut badan meteorologi nasional Meteo-France yang dikutip BFMTV, suhu di sejumlah wilayah diperkirakan mencapai 39 derajat Celsius.
Enam wilayah yang berada di bawah peringatan oranye gelombang panas yakni Aude, Herault, Gard, Vaucluse, Drome, dan Ardeche.
Suhu di sebagian besar wilayah bagian selatan Prancis telah berada di atas 20 derajat Celsius pada Senin pagi. Nice mencatat suhu 26 derajat, Montpellier 23 derajat, sementara Nimes dan Montelimar masing-masing mencapai 21 derajat.
Pada siang hari, suhu di kawasan tenggara diperkirakan berada pada kisaran 35-38 derajat Celsius. Beberapa wilayah bahkan diprediksi mencapai 39 derajat.
Meteo-France memperkirakan suhu mulai sedikit turun pada Selasa besok, sebelum mengalami penurunan signifikan pada Rabu (9/9).
Penurunan suhu dipicu masuknya pita hujan dan badai petir yang bergerak melintasi wilayah tersebut. Peringatan oranye gelombang panas dijadwalkan dicabut di seluruh departemen terdampak pada Selasa pagi.
Rekor Suhu September
Gelombang panas terbaru ini telah memecahkan sejumlah rekor suhu untuk bulan September.Pada Minggu (6/9), suhu di Albi, Departemen Tarn, mencapai 39,2 derajat Celsius. Auch di Gers mencatat 38,4 derajat, Toulouse-Blagnac 37,9 derajat, Marseille-Marignane 36,8 derajat, dan Aurillac 34 derajat.
Rekor tertinggi terjadi di Durban-Corbieres, Departemen Aude, dengan suhu mencapai 40,8 derajat Celsius. Angka tersebut menjadi rekor suhu nasional tertinggi Prancis untuk bulan September.
Gelombang panas kali ini merupakan salah satu dari serangkaian episode suhu ekstrem yang melanda Prancis sepanjang tahun ini.
Pada akhir Juni, Prancis mengalami gelombang panas dengan intensitas yang memecahkan rekor. Sementara gelombang panas lain yang berlangsung dari akhir Juli hingga Agustus bertahan selama 23 hari.
Durasi tersebut menyamai rekor gelombang panas terpanjang yang pernah tercatat di Prancis, yang sebelumnya terjadi pada 1983.
Baca juga: Gelombang Panas Ekstrem Paksa Prancis Hentikan Tiga Reaktor Nuklir