Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance. (Anadolu Agency)
Vance Sebut Perundingan AS-Iran di Pakistan Berakhir Tanpa Kesepakatan
Willy Haryono • 12 April 2026 09:33
Islamabad: Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menegaskan bahwa perundingan dengan delegasi Iran di Pakistan telah berakhir, dan dirinya akan pulang ke AS tanpa membawa kesepakatan apa pun.
Dalam keterangan singkat kepada awak media di Islamabad, Minggu, 12 April 2026, Vance mengucapkan terima kasih kepada Pakistan karena telah menjadi tuan rumah yang luar biasa.
Ia mengatakan Pakistan telah berhasil memediasi AS dan Iran, yang telah berunding selama lebih kurang 21 jam di Islamabad.
“Kabar buruknya adalah kita belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir itu kabar buruk bagi Iran jauh lebih besar daripada kabar buruk bagi Amerika Serikat,” ucap Vance, dikutip dari Al Jazeera.
“Jadi, kami akan kembali ke Amerika Serikat tanpa mencapai kesepakatan. Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa-apa saja batasan kami, hal-hal apa yang bersedia kami akomodasi, dan hal-hal apa yang tidak bersedia kami akomodasi,” lanjutnya.
“Dan kami juga telah menjelaskannya sejelas mungkin, dan mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kami,” ungkap Vance.
Ketika ditanya tentang apa yang telah ditolak Iran, Vance mengatakan dirinya tidak akan membahas detailnya, tetapi AS sedang mencari konfirmasi bahwa Iran tidak akan berupaya mengembangkan senjata nuklir.
“Faktanya adalah kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mengembangkan senjata nuklir, dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat mencapai senjata nuklir. Itulah tujuan utama presiden Amerika Serikat, dan itulah yang telah kami coba capai melalui negosiasi ini,” sebut Vance.
“Pertanyaan sederhananya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang, bukan hanya dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihatnya. Kami berharap akan melihatnya,” ungkapnya.
Baca juga: Perundingan AS-Iran di Pakistan Berlangsung 15 Jam, Berlanjut ke Hari Kedua