Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 2.000 meter dari puncak kawah. (Metro TV/ Rokhmad)
Gunung Semeru Erupsi Disertai Luncuran Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 Km
7 April 2026 23:19
Lumajang: Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 2.000 meter dari puncak kawah. Letusan itu bahkan disertai luncuran awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai 4,5 kilometer (km) mengarah ke aliran Sungai Besuk Kobokan.
"Kami menerima laporan terjadi APG (Awan Panas Guguran) dengan jarak luncur 4,5 kilometer ke arah timur laut," kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang Isnugroho di Lumajang, Selasa petang, 7 April 2026.
Letusan erupsi dan awan panas ini terekam oleh seismograf milik Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) selama tujuh menit dua puluh tiga detik.
Meski belum ada laporan dampak, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat hujan pasca-erupsi berpotensi memicu banjir lahar.
"Yang kita khawatirkan karena cuaca hujan, ada erupsi susulan. Pasukan BPBD turun siapkan pos-pos jalur evakuasi di masyarakat," ungkap Isnugroho.

Gunung Semeru erupsi dengan tinggi letusan mencapai 2.000 meter dari puncak kawah. (Metro TV/ Rokhmad)
Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih bertahan di level III Siaga. Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun pada radius 5 km dari puncak dan tidak mendekati aliran Sungai Besuk Kobokan sejauh 13 km karena berpotensi terjadi banjir lahar.
"Masyarakat tidak melakukan aktivitas di range 5 km dari puncak dan 500 meter dari aliran sepadan sungai semeru dan tidak boleh melakukan aktivitas 13 km di semua gas Semeru," ungkap Isnugroho. (Rokhmad)