Waspada Penipuan Haji 2026, Kenali Modus dan Cara Menghindarinya

Ilustrasi jemaah haji

Waspada Penipuan Haji 2026, Kenali Modus dan Cara Menghindarinya

Putri Purnama Sari • 8 April 2026 12:52

Jakarta: Menjelang musim haji 2026, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Instagram resminya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menyasar calon jemaah

Penipuan ini kerap mengatasnamakan petugas resmi dengan dalih melakukan validasi atau pembaruan data jemaah. Fenomena ini perlu diwaspadai serius karena pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan korban untuk mendapatkan data pribadi penting, bahkan hingga akses keuangan.

Modus Penipuan Haji yang Perlu Diwaspadai

Penipuan terkait ibadah haji umumnya dilakukan melalui berbagai cara, baik lewat telepon, pesan singkat, hingga tautan mencurigakan. Berikut beberapa modus yang sering terjadi:
  • Mengaku sebagai petugas resmi dan meminta data pribadi
  • Meminta kode OTP (One Time Password) dengan alasan verifikasi
  • Mengirim link palsu yang menyerupai situs resmi
  • Mengajak video call untuk merekam wajah sebagai data biometrik
  • Mengatasnamakan pembaruan data jemaah haji
Pelaku biasanya berusaha menciptakan situasi mendesak agar korban segera memberikan informasi tanpa berpikir panjang.

Bahaya Memberikan Data Pribadi

Data pribadi seperti nomor KTP, KK, hingga kode OTP sangat sensitif. Jika jatuh ke tangan yang salah, data tersebut bisa disalahgunakan untuk:
  • Mengakses akun keuangan
  • Penipuan lanjutan atas nama korban
  • Penyalahgunaan identitas
  • Pencurian data (identity theft)
Oleh karena itu, penting bagi calon jemaah untuk tidak sembarangan membagikan informasi kepada pihak yang tidak jelas.
 

Cara Menghindari Penipuan Haji 2026

Agar terhindar dari modus penipuan, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

1. Jangan Berikan Data Pribadi Sembarangan

Hindari memberikan informasi penting seperti nomor identitas, password, atau kode OTP kepada siapa pun, terutama yang tidak dikenal.

2. Hindari Klik Tautan Mencurigakan

Jangan mudah tergiur dengan link yang dikirim melalui pesan atau email yang tidak jelas sumbernya.

3. Selalu Verifikasi Informasi

Pastikan setiap informasi terkait haji hanya berasal dari sumber resmi. Jika ragu, lakukan pengecekan ulang melalui kanal terpercaya.

4. Gunakan Kanal Resmi

Informasi resmi terkait haji hanya disampaikan melalui situs dan media resmi pemerintah. Jangan percaya pada pihak yang mengatasnamakan instansi tanpa bukti valid.

5. Segera Laporkan Jika Mencurigakan

Jika menemukan indikasi penipuan, segera laporkan kepada pihak berwenang atau hubungi layanan resmi terkait haji.
 

Tips Aman bagi Calon Jemaah Haji

Selain langkah di atas, berikut tips tambahan agar tetap aman:
  • Simpan dokumen penting di tempat yang aman
  • Gunakan tas khusus untuk menyimpan data pribadi
  • Jangan panik saat menerima pesan mencurigakan
  • Diskusikan dengan keluarga atau petugas resmi jika ragu.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)