Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com
Indonesia Petakan 28 Komoditas Strategis, Potensi Investasi hingga 2040
Eko Nordiansyah • 29 September 2026 21:58
Jakarta: Indonesia memetakan 28 komoditas strategis di delapan sektor utama untuk mendorong pengembangan ekonomi hijau hingga 2040. Peta jalan tersebut juga diproyeksikan membuka lebih dari tiga juta lapangan pekerjaan baru.
Sekretaris Utama Kementerian Investasi dan Hilirisasi Rudy Salahuddin mengatakan Indonesia sudah memiliki momentum investasi untuk mengembangkan sektor-sektor ekonomi hijau. Pemerintah selanjutnya akan mengarahkan investasi ke sektor yang semakin produktif, hijau, dan bernilai tambah.
”Indonesia tidak memulai dari nol, karena momentum investasinya sudah terbentuk, sehingga langkah selanjutnya adalah mengarahkan investasi tersebut ke sektor yang semakin produktif, hijau, dan bernilai tambah,” ucap Rudy dalam acara Seminar Nasional Green Economy 2045 di Jakarta, Selasa, 29 September 2026.
.jpeg)
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
Pemerintah perkuat industri hijau
Rudy mengatakan pembangunan ekonomi hijau tidak hanya berkaitan dengan agenda penurunan emisi. Pengembangan sektor tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun ekosistem manufaktur, rantai pasok domestik, inovasi, dan produk rendah karbon dengan daya saing global.Sementara itu, adapun rantai nilai yang perlu diperdalam mencakup komponen panel surya, biofuel, molekul bersih seperti Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan hidrogen, hingga kendaraan listrik dan baterai serta sistem penyimpanan energi.
Menurut Rudy, negara yang mampu menyediakan energi bersih sekaligus membangun ekosistem industri akan semakin kompetitif dalam menarik investasi baru. Indonesia pun dinilai memiliki basis untuk masuk lebih dalam ke pasar teknologi energi terbarukan dan kendaraan listrik. (Tiaranissa Juliansyah)