Panjat Tebing Lead Gagal Dapat Medali pada Asian Games 2026

Atlet panjat tebing disiplin lead dan boulder Indonesia, Raviandi Ramadhan (kiri), berlatih di tempat pelatnas panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). ANTARA/Donny Aditra

Panjat Tebing Lead Gagal Dapat Medali pada Asian Games 2026

Achmad Zulfikar Fazli • 3 October 2026 19:27

Nagoya: Tim panjat tebing nomor lead putra dan putri belum mampu memberikan medali bagi kontingen Indonesia pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya, Sabtu, 3 Oktober 2026. Atlet putri Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany, serta atlet putra Raviandi Ramadhan dan Putra Tri Ramadani, gagal memberikan kemenangan pada partai puncak pertandingan yang berlangsung di Kinjofuto, Nagoya.

Sukma menjadi climber pertama yang tampil pada nomor lead putri. Dia menuntaskan sebanyak 28+ poin dan berada di dasar klasemen dengan peringkat kedelapan. Sedangkan, Alma finis di posisi kelima dengan perolehan poin 35+.

Nomor ini dimenangkan oleh atlet Korea Selatan Seo Chaehyun yang mencatatkan Top, atau menuntaskan seluruh hambatan hingga puncak. Disusul atlet tuan rumah Mori Ai dengan poin 47+, lalu Zhang Yueong asal China yang berada di peringkat ketiga dengan 39+.

Pada nomor lead putra, Raviandi finis di peringkat kedelapan dengan capaian poin 23+. Sementara itu, Putra berada di peringkat kelima dengan 32+.

Atlet panjat tebing disiplin lead dan boulder Indonesia, Raviandi Ramadhan (kiri), berlatih di tempat pelatnas panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). ANTARA/Donny Aditra



Atlet tuan rumah merebut medali emas dan perak di nomor ini, mereka masing-masing Suzuki Neo di peringkat pertama dengan capaian poin 40+ dan Yoshida Satone dengan 38+. Sedangkan, medali perunggu diamankan climber Korea Selatan, Lee Dohyun dengan poin 38.

Tim panjat tebing Indonesia secara keseluruhan memboyong satu medali emas pada ajang Asian Games edisi ke-20. Medali semata wayang disumbang Desak Made Rita Kusuma Dewi, yang berlomba di nomor speed putri.

(Antara)

(Achmad Zulfikar Fazli)