Penyebab Kematian Hiu Tutul di Pantai Parangkusumo Bantul Diteliti

Hiu tutul terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo Kabupaten Bantul. (Metrotvnews.com/ Ahmad Mustaqim)

Penyebab Kematian Hiu Tutul di Pantai Parangkusumo Bantul Diteliti

Ahmad Mustaqim • 18 October 2026 19:01

Bantul: Hiu tutul yang terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikubur setelah mati. Sebelum dikubur, bangkai hiu tersebut menjalani nekropsi oleh sejumlah dokter hewan.

"Tadi ada lima dokter hewan melakukan nekropsi (hiu tutul)," kata dokter hewan Sealife Indonesia, Dwi Suprapti pada Minggu, 18 Oktober 2026. 

Nekropsi merupakan prosedur pembedahan tubuh dan organ hewan yang telah mati untuk mengetahui penyebab kematiannya. Proses ini dilakukan oleh lima dokter hewan dengan bantuan puluhan petugas di lapangan, termasuk lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.


Dwi mengatakan nekropsi dilakukan dengan membedah tubuh hiu tutul hingga bagian lambung. Sejumlah sampel organ kemudian diambil untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Tadi di bagian lambungnya menunjukkan ikan, udang rebon, dan ikan teri. Seperti baru habis makan karena belum tercerna," jelas dia. 

Dwi mengungkap hiu tutul tersebut tampak dalam kondisi sehat sebelum mati mendadak, bukan karena sakit. Namun, penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil uji laboratorium.

"Karena mati, ikan hiu tutul tersebut dikubur. Karena ukurannya besar, panjang 9 meter, dibantu dua alat ekskavator," ungkap dia. 


Warga melihat hiu tutul sepanjang enam meter yang terdampar di Pantai Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu, 18 Oktober 2026. ANTARA/Agung Dwi Prakoso


Komandan Satlinmas Rescue Istimewa Parangtritis, Muhammad Arif Nugraha, mengatakan tim SAR sempat berupaya mengembalikan hiu tutul tersebut ke laut. Namun, upaya itu terkendala ukuran tubuh hiu yang besar hingga akhirnya mati di pantai.

"Penguburannya dilakukan di dekat pantai," ucap Arief. 

(Silvana Febiari)