Perluasan Layanan Kesehatan Dinilai Dukung Produktivitas Ekonomi Warga

Ilustrasi pemeriksaan kesehatan. Foto: Dok. Metrotvnews.com.

Perluasan Layanan Kesehatan Dinilai Dukung Produktivitas Ekonomi Warga

Fachri Audhia Hafiez • 11 October 2026 19:20

Jakarta: Akses layanan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera di berbagai wilayah diperluas. Langkah ini penting karena terjangkaunya fasilitas kesehatan darurat dinilai berkaitan erat dengan produktivitas ekonomi warga.

“Pemberdayaan ekonomi akan lebih kuat jika didukung oleh kesehatan masyarakat yang baik. Karena itu, kami ingin kebermanfaatan PNM tidak berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga hadir dalam kebutuhan sosial yang dirasakan masyarakat,” kata Direktur Utama PNM, Kindaris, dikutip melalui keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2026.
 


Kindaris menambahkan, manfaat tidak selalu harus dimulai dari hal besar. Kolaborasi yang menyentuh kebutuhan nyata dinilai mampu menciptakan dampak jangka panjang jika dilakukan secara konsisten. PNM, kata dia, tengah berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI.

“Bagaimana setiap langkah yang dilakukan PNM dapat membuka akses dan memberi manfaat bagi lebih banyak orang. Kolaborasi ini mudah-mudahan membawa manfaat yang tidak berhenti pada satu penerima, karena setiap bantuan berarti ketika benar-benar memberi manfaat,” jelas Kindaris.

Tahun ini, program kemitraan PNM Peduli menyalurkan armada ambulans ke 15 titik wilayah dari Aceh hingga Denpasar. Penyaluran ini melanjutkan program tahun lalu yang telah menyerahkan enam unit ambulans di Garut, Mataram, Makassar, Aceh, Banyuwangi, dan Serang.

Kehadiran armada tersebut difungsikan untuk mendukung kebutuhan transportasi medis, penanganan kondisi darurat, hingga pelayanan kemanusiaan. Ke depannya, kolaborasi PNM dan BAZNAS juga direncanakan menyasar pemberdayaan bagi masyarakat lanjut usia.


PNM Peduli menyalurkan armada ambulans ke 15 titik wilayah dari Aceh hingga Denpasar. Foto: Dok. Istimewa.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi atas bantuan armada ambulans dari PNM yang dinilai krusial. Sekaligus menjawab kebutuhan mendesak masyarakat di daerah.

"Kami berharap langkah PNM ini dapat menjadi pemicu bagi perusahaan dan BUMN lain untuk ikut tergerak saling membantu dalam memperkuat jaring pengaman sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas," ujar Sodik.

Dukungan terhadap layanan dasar ini menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pemberdayaan UMKM. Sebab, kemampuan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi keluarga tidak hanya ditentukan oleh akses pembiayaan, melainkan juga kondisi sosial yang memungkinkan mereka tetap produktif.

(Fachri Audhia Hafiez)