Jelang Nataru, Jasa Raharja Bersama Stakeholder Cek Kesiapan Jalur Bakauheni-Merak

PT Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan stakeholder terkait meninjau kesiapan jalur penyeberangan Bakauheni-Merak pada Kamis, 5 November 2026. (Istimewa)

Jelang Nataru, Jasa Raharja Bersama Stakeholder Cek Kesiapan Jalur Bakauheni-Merak

Lukman Diah Sari • 6 November 2026 10:46

Lampung: Menjelang periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru), PT Jasa Raharja bersama Korlantas Polri dan stakeholder terkait meninjau kesiapan jalur penyeberangan Bakauheni, Lampung-Merak, Banten, pada Kamis, 5 November 2026. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas, keselamatan transportasi, dan kesiagaan pelayanan masyarakat.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menyampaikan, survei bersama ini merupakan langkah antisipatif untuk mengidentifikasi kondisi jalur dan potensi hambatan di simpul strategis yang menghubungkan pergerakan masyarakat Pulau Jawa dan Sumatra. Menurut Awaluddin, kesiapan menghadapi Nataru 2026-2027 tidak hanya menyangkut kelancaran arus kendaraan, tetapi juga upaya pencegahan kecelakaan dan kecepatan pelayanan ketika risiko terjadi. 

"Melalui peninjauan langsung, kami dapat memetakan potensi risiko dan memperkuat koordinasi agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat," ujar Awaluddin melalui keterangan tertulis, Jumat, 6 November 2026.

Dalam kegiatan ini turut diikuti oleh Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen Pol Roycke Harry Langie, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin, Dirut PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero) Ariyandi, Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Turmudi, dan stakeholder terkait.

PT Jasa Raharja, Korlantas Polri, dan stakeholder terkait meninjau kesiapan jalur penyeberangan Bakauheni-Merak pada Kamis, 5 November 2026. (Istimewa)

Roycke mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari pengumpulan data dan indikator untuk menyusun rencana operasi pengamanan Nataru, khususnya terkait kesiapan fasilitas yang akan digunakan masyarakat.

“Dari tiga titik yang sudah kami lihat, secara umum sudah sesuai standar. Nanti mungkin ada teknis-teknis lain yang akan kita atur, baik mulai dari jalur masuk maupun jalur keluar,” ujar Roycke di Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Brigjen Pol Aries menyampaikan kondisi infrastruktur di kawasan Pelabuhan Bakauheni mengalami peningkatan dibandingkan hasil evaluasi dua tahun sebelumnya.

“Berdasarkan evaluasi dua tahun terakhir, secara infrastruktur ini jauh lebih baik,” terang Kakorlantas.

Untuk mendukung pelayanan selama Nataru 2026–2027, Jasa Raharja menyiagakan 2.000 personel dengan dukungan pelayanan di 29 kantor wilayah dan kantor cabang. Jasa Raharja juga menyiapkan lima Tim Jasa Raharja Reaksi Cepat untuk mendukung respons dan koordinasi pelayanan di lapangan.

Jasa Raharja akan mengoptimalkan Command Center Kantor Pusat sebagai pusat pemantauan situasi lalu lintas dan data kecelakaan secara daring. Pemantauan dilakukan melalui integrasi data dengan IRSMS Korlantas Polri dan rumah sakit mitra agar penanganan korban dapat dilakukan secara cepat.

Selain itu, Jasa Raharja memberikan dukungan terhadap 10 Pos Pelayanan Terpadu di wilayah Jawa dan Bali. Kegiatan lapangan juga diperkuat melalui Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas, pemantauan titik rawan kecelakaan, aksi simpatik, dan penyampaian imbauan keselamatan kepada masyarakat. 

"Natal dan Tahun Baru adalah momentum berkumpul bersama keluarga. Karena itu, rencanakan perjalanan dengan baik, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, jangan memaksakan diri jika lelah, dan jadikan keselamatan sebagai prioritas," tutup Awaluddin.

(Lukman Diah Sari)