Banjir Landa Tapanuli Tengah, BPBD: 150 Jiwa Mengungsi

Bencana banjri di Kabupaten Tapanuli Tengah. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Banjir Landa Tapanuli Tengah, BPBD: 150 Jiwa Mengungsi

Lukman Diah Sari • 3 August 2026 22:48

Medan: Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatra Utara (Sumut) mencatat sebanyak 150 jiwa mengungsi akibat bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan banjir tersebut diakibatkan meluapnya sungai di dua kecamatan pada Senin pukul 12.00 WIB.

"Berdasarkan laporan, Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri terlanda banjir. Sebanyak 150 jiwa mengungsi," ujar Sri di Medan, Senin, 3 Agustus 2026, melansir Antara.

Ia mengatakan sebanyak 150 jiwa dari 50 kepala keluarga tersebut mengungsi di Gereja HKI Lama, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka. Banjir melanda empat kelurahan di dua kecamatan, yakni Kelurahan Sipange, Kelurahan Hutanabolon, Kelurahan Bona Lumban, dan Kelurahan Lopian.

"Pusdalops mendata korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut nihil," kata dia.


Bencana banjri di Kabupaten Tapanuli Tengah. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

Sri mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait. Pemerintah kabupaten setempat bersama pemangku kebijakan terkait, kata dia, melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir serta melakukan asesmen dan upaya lainnya.

"Kondisi terkini, berdasarkan laporan, banjir di sejumlah lokasi mulai surut," kata dia.

(Lukman Diah Sari)