Barantin Pastikan 2.560 Ekor Sapi Kurban yang Masuk Jabodetabek Sehat

Cek kesehatan hewan kurban. Foto Barantin

Barantin Pastikan 2.560 Ekor Sapi Kurban yang Masuk Jabodetabek Sehat

Muhamad Marup • 6 May 2026 18:33

Jakarta - Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan kelancaran dan keamanan 2.560 ekor sapi kurban yang masuk ke wilayah Jabodetabek sebagai pasokan hewan kurban menjelang Iduladha. Data tersebut didapat berdasarkan berdasarkan data sistem informasi karantina BEST TRUST, tercatat sejak Januari hingga April 2026.

"Sebanyak kurang lebih 2.560 ekor sapi telah masuk ke wilayah Jabodetabek melalui Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, Kepala Karantina DKI Jakarta, dalam keterangan resminya, Rabu, 6 Mei 2026.

Amir menjelaskan, pengawasan antararea merupakan bagian krusial dari strategi mitigasi risiko penyakit hewan nasional. Penerapan manajemen risiko yang tepat di pintu-pintu masuk seperti Tanjung Priok adalah kunci untuk mencegah perpindahan penyakit antarpulau.

"Kami memastikan dokumen persyaratan lengkap dan kondisi fisik hewan prima sebelum dilepasliarkan ke masyarakat," jelasnya.

Ia menuturkan, tindakan karantina yang dilakukan di tempat pemasukan, seperti di Pelabuhan Tanjung Priok meliputi verifikasi dokumen kesehatan dari karantina daerah asal, serta pemeriksaan fisik oleh dokter hewan karantina. Langkah tersebut diambil untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.

"Sekaligus melindungi industri peternakan di wilayah tujuan dari potensi ancaman penyakit hewan," ucapnya.

Lonjakan permintaan

Amir mengungkapkan, adanya lonjakan permintaan hewan kurban menjelang Iduladha menuntut kewaspadaan ekstra dari petugas karantina. Ia menegaskan bahwa pihaknya memastikan kuantitas pasokan terpenuhi.

Selain itu, lanjutnya, prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan (sanitasi) hewan tersebut. Setiap ekor sapi yang turun dari kapal harus dipastikan bebas dari penyakit menular.

Tiga Kelompok Berhak Terima Daging Kurban, Ini Aturan Sesuai Syariat Islam

Ilustrasi Pexels

"Karantina DKI Jakarta menyiagakan personel di berbagai titik masuk untuk melakukan pengawasan selama 24 jam dan 7 hari kerja," tuturnya.

Amir berharap, bahwa upaya mendukung kelancaran arus lalu lintas hewan kurban tersebut juga didukung oleh seluruh pemangku kepentingan dan instansi terkait baik lingkup daerah maupun pusat, serta kementerian dan lembaga terkait.

"Kita terus bersinergi, berkolaborasi dengan semuanya untuk mendukung hajat bangsa, agar masyarakat bisa berkurban dengan hewan-hewan yang sehat, sehingga ibadahpun menjadi tenang," katanya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)