Penanaman pohon menjadi bagian dari upaya Le Minerale dalam mendukung konservasi sumber daya air. (Foto: Ist)
Konsisten Konservasi Sumber Daya Air, Le Minerale Raih Anugerah Ekonomi Hijau
Patrick Pinaria • 15 September 2026 16:14
Jakarta: Le Minerale meraih 'Anugerah Ekonomi Hijau untuk Konservasi Sumber Daya Air dari Hulu ke Hilir' atas upayanya menjaga keberlanjutan sumber daya air. Penghargaan tersebut diberikan atas pendekatan konservasi yang memadukan metodologi ilmiah dengan perlindungan ekosistem dan pembangunan infrastruktur konservasi air.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan terintegrasi dari kawasan hulu hingga hilir, termasuk pengelolaan kawasan resapan dan penguatan sistem konservasi air. Dalam menjalankan programnya, Le Minerale juga menerapkan metode smart recharge untuk menentukan zona serta infrastruktur yang tepat dalam mendukung konservasi sumber daya air.
Managing Director Mayora Beverages Riko Sistanto menilai penghargaan tersebut menjadi apresiasi bagi Le Minerale atas langkah yang terus dilakukan dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air.
"Menjaga keberlanjutan sumber daya air merupakan bagian dari komitmen kami. Karena itu, kami terus menjalankan berbagai upaya konservasi secara terintegrasi. Hingga akhir 2025, Le Minerale telah menanam 244.268 pohon di berbagai wilayah serta membangun 341 sumur resapan untuk mendukung konservasi dan menjaga keseimbangan sumber daya air dalam jangka panjang," ujar Riko.
Penanaman 244.268 pohon tersebut menjadi bagian dari upaya konservasi vegetasi yang dilakukan Le Minerale di berbagai wilayah. Program tersebut juga dilengkapi dengan pengamatan pertumbuhan secara berkala dan pelaporan secara transparan untuk memastikan keberlanjutan program.

Kegiatan penanaman pohon menjadi bagian dari program konservasi vegetasi Le Minerale di berbagai wilayah. (Foto: Ist)
"Bagi kami, keberhasilan konservasi bukan hanya tentang apa yang dilakukan hari ini, tetapi tentang bagaimana upaya tersebut dapat terus memberikan manfaat dalam menjaga keseimbangan sumber daya air. Karena itu, kami terus memperkuat konservasi melalui pendekatan yang terukur dan berkelanjutan," kata Riko.
Mengintegrasikan konservasi vegetasi dengan smart recharge
Upaya konservasi vegetasi kemudian dipadukan dengan berbagai infrastruktur recharge melalui penerapan smart recharge. Metode konservasi modern tersebut menggunakan metodologi ilmiah dalam menentukan zona dan infrastruktur yang tepat untuk mendukung konservasi sumber daya air.
Penanaman bibit pohon dilakukan sebagai bagian dari upaya konservasi lingkungan dan sumber daya air. (Foto: Ist)
Hingga akhir 2025, Le Minerale telah membangun 22 sumur imbuhan, 341 sumur resapan, dan kolam resapan yang terintegrasi untuk mendukung infiltrasi air ke dalam tanah serta menjaga keseimbangan sistem sumber daya air.
Dengan menggabungkan vegetasi, kawasan resapan, infrastruktur recharge, serta pemantauan secara berkala, Le Minerale berupaya menjaga kawasan sumber air sekaligus mendukung keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan.
Anugerah Ekonomi Hijau merupakan ajang apresiasi bagi korporasi, lembaga, dan organisasi yang dinilai berhasil menghadirkan inisiatif keberlanjutan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, perekonomian, dan pemangku kepentingan. Dalam penilaiannya, Le Minerale dinilai memiliki pendekatan konservasi sumber daya air yang terintegrasi, mulai dari menjaga kawasan resapan hingga mendukung proses recharge air tanah.
Perwakilan tim Anugerah Ekonomi Hijau menyampaikan bahwa pendekatan tersebut menjadi salah satu dasar apresiasi kepada Le Minerale.
"Le Minerale menunjukkan pendekatan yang terintegrasi dalam menjaga sumber daya air, tidak hanya melalui penanaman pohon, tetapi juga melalui pengembangan infrastruktur recharge yang didukung metodologi ilmiah. Kombinasi antara konservasi vegetasi, sumur imbuhan, sumur resapan, dan kolam resapan menunjukkan komitmen untuk menjaga keseimbangan sumber daya air secara berkelanjutan," ungkap Tim Riset Anugerah Ekonomi Hijau.