Salah satu bangunan rusak akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 di Kota Palu, Selasa (16/6/2026). ANTARA/Dokumentrasi Pribadi
BMKG Catat 13 Gempa Susulan di Palu
Whisnu Mardiansyah • 16 June 2026 13:32
Palu: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan hingga pukul 12.17 Wita, telah terjadi 13 kali gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo yang bervariasi di sekitar lokasi gempa utama. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat di wilayah terdampak.
Gempa susulan tersebut berpusat di sekitar wilayah Kabupaten Sigi dan Kota Palu, dengan kedalaman yang bervariasi antara 0 hingga 14 kilometer. Getaran dari rangkaian gempa susulan ini juga dilaporkan merambat hingga ke wilayah Kabupaten Poso.
Hingga saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah terdampak terus melakukan pemantauan serta pendataan terhadap dampak yang ditimbulkan.
Laporan sementara mencatat adanya kerusakan pada sejumlah bangunan di beberapa titik di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong. Namun, rincian jumlah serta tingkat kerusakan masih dalam proses pendataan oleh tim BPBD setempat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti arahan dari pemerintah daerah, BPBD, dan BMKG," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 16 Juni 2026.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta segera menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan hingga dinyatakan aman oleh petugas berwenang.
.jpg)
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah. ANTARA/HO-HO-Tangkapan layar laman BMKG