Cuaca Ekstrem Landa AS, Tujuh Orang Tewas dan Ribuan Rumah Kehilangan Listrik

Aktivitas warga di tengah cuaca ekstrem di Manhattan, Amerika Serikat, 25 Januari 2026. (EFE)

Cuaca Ekstrem Landa AS, Tujuh Orang Tewas dan Ribuan Rumah Kehilangan Listrik

Willy Haryono • 26 January 2026 12:15

Washington: Sedikitnya tujuh orang dilaporkan tewas di Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir akibat suhu beku dan badai salju, menurut laporan kantor berita CNN yang dikutip Antara, Senin, 26 Januari 2026, di tengah meluasnya salju lebat dan lapisan es berbahaya di sebagian besar wilayah selatan dan timur negara tersebut.

CNN menyusun data korban jiwa terkait cuaca ekstrem itu berdasarkan pernyataan resmi sejumlah pemerintah negara bagian, menyusul peningkatan peringatan keselamatan serta pembatasan aktivitas publik akibat kondisi jalan yang licin dan gangguan layanan dasar.

Wali Kota Austin, Texas, Kirk Watson, mengatakan satu orang meninggal dunia akibat badai, tanpa merinci identitas korban, ketika kota tersebut mengalami suhu ekstrem, hujan es, serta gangguan lalu lintas di sejumlah ruas utama.

Di Louisiana, dua orang dilaporkan meninggal akibat hipotermia selama akhir pekan, berdasarkan data dari Departemen Kesehatan negara bagian yang dikutip CNN. Peristiwa itu terjadi setelah suhu turun tajam dan pasokan listrik sempat terganggu di beberapa wilayah.

Layanan Cuaca Nasional Amerika Serikat (NWS) memperkirakan salju lebat dan lapisan es berbahaya akan meluas dari Texas bagian timur hingga North Carolina, meningkatkan risiko kecelakaan, pemadaman listrik, serta penutupan jalan dan bandara.

NWS juga memperingatkan kombinasi salju, hujan beku, dan angin kencang dapat memperburuk kondisi darurat, terutama di wilayah selatan yang jarang mengalami cuaca musim dingin ekstrem dan memiliki kesiapan infrastruktur terbatas.

Sedikitnya 21 negara bagian telah menetapkan status darurat, yang memberi kewenangan tambahan kepada pemerintah lokal untuk menutup fasilitas umum, mengerahkan sumber daya, serta meminta bantuan federal bila diperlukan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebut hujan salju tersebut sebagai “bersejarah."

Sebelumnya, lebih dari 130.000 rumah di AS mengalami pemadaman listrik hingga Sabtu malam akibat badai musim dingin, berdasarkan data Poweroutage Tracker. Jumlah pemadaman terbanyak tercatat di Texas dan Louisiana, dengan lebih dari 100.000 rumah terdampak di kedua negara bagian tersebut.

Baca juga:  Badai Salju Picu Pemadaman Listrik di AS, Lebih dari 130 Ribu Rumah Terdampak

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)