Seskab: Presiden ke AS Bahas Kerja Sama Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Amerika Serikat (AS). Foto: Antara/HO-Setpres.

Seskab: Presiden ke AS Bahas Kerja Sama Ekonomi

Anggi Tondi Martaon • 18 February 2026 12:27

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto tiba di Amerika Serikat (AS) pada Selasa, 17 Februari 2026. Di Negeri Paman Sam, Kepala Negara bakal fokus membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi.

"Pertemuan difokuskan untuk membahas kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi dengan adanya beberapa perundingan serta perjanjian dagang," ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dikutip dari Antara, Rabu, 18 Februari 2026.

Teddy menyampaikan kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh ratusan diaspora Indonesia yang terdiri dari mahasiswa, pekerja, serta warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di Washington DC dan sekitarnya.

RI 1 diagendakan langsung melakukan pertemuan pada malam hari waktu setempat. Pertemuan dilakukan dengan Pemerintah dan pengusaha AS.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah aktif diplomasi langsung Presiden Prabowo untuk meningkatkan kerja sama ekonomi serta produktivitas industri dalam negeri. Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju AS antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri tiga agenda, yaitu pertemuan dengan kelompok pebisnis Amerika Serikat pada Rabu, 18 Februari 2026; dan konferensi tingkat tinggi (KTT) perdana Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza pada Kamis, 19 Februari 2026.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Antara/Hafidz Mubarak.

Kepala Negara juga dijadwalkan bakal menggelar pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Salah satu agenda pertemuan tersebut yaitu menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik  atau agreement on reciprocal trade (ART), yang negosiasinya telah berjalan sejak 2025.

Terkait dengan agenda BoP, KTT perdana itu akan dipimpin langsung Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr. selaku inisiator.

Indonesia resmi masuk sebagai anggota BoP setelah Presiden Prabowo Subianto ikut menandatangani piagam pembentukan lembaga tersebut saat acara peluncuran di Davos, Swiss pada 22 Januari 2026.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Amerika Serikat sebagai penggagas, kemudian Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)