Jawa Tengah Waspada Angin Kencang, Suhu Capai 35 Derajat Hari Ini
Akhmad Safuan • 1 July 2026 08:20
Semarang: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan, cuaca cerah berawan mendominasi di daerah Jawa Tengah, hari ini, Selasa, 1 Juli 2026. Namun, masyarakat tetap harus waspada terhadap angin kecang dan cuaca panas, hingga suhu 35 derajat Celsius.
"Cuaca di Jawa Tengah masih didominasi cerah berawan sepanjang hari ini. Namun hujan ringan berpeluang turun di kawasan pegunungan, dataran tinggi di sejumlah daerah yakni Purbalingga, Boyolali dan Karanganyar," ujar Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Agus Triyono, Rabu, 1 Juli 2026.
"Waspadai kecepatan angin di sejumlah daerah seperti Cilacap, Kebumen, Purworejo dan Wonogiri berkisar 10-35 kilometer per jam, " kata dia.
Pada pagi hingga siang, cuaca Jawa Tengah cerah berawan dan berawan. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian besar cenderung berawan, meskipun hujan ringan berpeluang mengguyur sejumlah daerah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi terutama di Solo Raya.
Banjir Rob di Pantura
Air laut pasang (rob) di perairan utara (pantura) dengan ketinggian maksimum 1 meter masih berlangsung pukul 07.00-12.00 WIB. Rob berdampak banjir di kawasan pesisir sejumlah daerah di Pantura. Sedangkan gelombang tinggi di perairan selatan cenderung menurun, sebelumnya 2,5-4 meter menjadi 1,25-2,5 meter."Aktivitas pelayaran tetap waspada gelombang tinggi 1,25-2,5 meter di Perairan Selatan dan Karimunjawa, terutama saat kecepatan angin diatas 15 knot, " kata Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Doni Prastio.
.jpg)
Banjir akibat air laut pasang merendam sejumlah desa di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak Rabu (1/7) membuat warga semakin kesulitan beraktivitas. (MI)
Menurut Doni Prastio selain gelombang tinggi yang berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal nelayan, tongkang, angkutan barang dan penumpang, warga beradaptasi di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah yakni Pekalongan, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara, Pati dan Rembang juga tetap diminta siaga dan waspada banjir akibat rob.
"Banjir akibat air laut pasang yang masih berlangsung di perairan utara tersebut, merendam puluhan desa cukup mengganggu aktivitas warga di kawasan pesisir Pantura seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam," jelas dia.