Sapi warga Gunungkidul terpilih jadi caloh hewan kurban presiden. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Sapi 'Bagong' Asal Gunungkidul Terpilih Jadi Kurban Presiden
Ahmad Mustaqim • 18 May 2026 20:13
Gunungkidul: Seekor sapi milik warga Dusun Kenteng, Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi calon hewan kurban presiden. Sapi jenis simmetal tersebut memiliki bobot 1.080 kilogram, milik warga bernama Sugeng Hadi Prayitno.
Sugeng menjelaskan sapi miliknya bermula dari modal Rp50 ribu untuk suntik inseminasi buatan (IB) tiga tahun lalu. Beruntung, sapi betina miliknya bisa langsung bunting hanya dalam sekali suntik.
"Setelah suntik itu ya biasa, hanya mengatur pola makan dan asupan nutrisi supaya pertumbuhan (sapi) optimal. Nutrisi untuk tulang dan kesehatan sapi juga diperhatikan," kata Sugeng di Gunungkidul, Senin, 18 Mei 2026.
Sapi bernama Bagong yang berusia satu tahun satu bulan itu tak disangka terpilih menjadi calon hewan kurban presiden. Ia mengatakan pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul datang ke kandangnya pada awal Mei 2026.
Saat itu, kata dia, pihak dinas mengonfirmasikan tengah memproses seleksi calon hewan kurban presiden. Sugeng mengaku mengusulkan dua ekor sapi simmetal dengan bobot masing-masing 1.080 kilogram dan 1.025 kilogram.
"Dari dua sapi (yang diajukan) itu ternyata yang dipilih cuma satu,” ujar Sugeng.

Sapi warga Gunungkidul terpilih jadi caloh hewan kurban presiden. Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim
Sugeng mengaku kaget sekaligus senang karena ternaknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI dengan harga sekitar Rp100 juta. Menjelang Hari Raya Iduladha, sapi tersebut juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan penimbangan.
"Saya juga sudah diminta mengumpulkan fotokopi KTP, NPWP, dan nomor rekening untuk proses transaksi," ungkap dia.