Arab Saudi Usir Lima Diplomat Iran, Termasuk Seorang Atase Militer

Kondisi arus lalu lintas di salah satu sudut kota di Arab Saudi. (Anadolu Agency)

Arab Saudi Usir Lima Diplomat Iran, Termasuk Seorang Atase Militer

Willy Haryono • 22 March 2026 19:09

Riyadh: Arab Saudi menyatakan bahwa lima pegawai Kedutaan Besar Iran di Riyadh, termasuk atase militer, sebagai persona non grata dan memerintahkan mereka untuk segera meninggalkan angkat kaki dalam waktu 24 jam.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam pernyataannya menyebut langkah tersebut diambil menyusul serangan Iran terhadap wilayah kerajaan.

“Kerajaan Arab Saudi telah memberitahukan atase militer Iran, asistennya, serta tiga pegawai misi diplomatik lainnya untuk meninggalkan wilayah kerajaan dalam waktu 24 jam, dan menyatakan mereka sebagai persona non grata,” demikian pernyataan resmi Arab Saudi yang dilansir Antara, Minggu, 22 Maret 2026.

Langkah ini menambah ketegangan di kawasan, setelah sebelumnya Qatar juga mengusir pegawai kantor atase militer Iran dengan tuduhan melanggar prinsip hubungan bertetangga yang baik.

Ketegangan meningkat sejak serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada 28 Februari, yang menyasar Teheran dan sejumlah kota lain. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, sejumlah komandan militer senior, serta warga sipil.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal dan drone yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan dan aset militer AS di kawasan Timur Tengah.

Baca juga:  Koalisi 12 Negara Arab-Islam Desak Iran Hentikan Serangan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)