Kondisi lalu lintas di sekitar Gerbang Tol Bekasi Timur. Antonio/MTVN
Jasamarga Terapkan One Way hingga KM 263 Tol Pejagan-Pemalang
Antonio • 18 March 2026 10:22
Jakarta: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memberlakukan rekayasa one way dan contraflow untuk mengatasi kepadatan lalu lintas pada periode mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil menyusul tingginya volume kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan peningkatan volume lalu lintas saat ini cukup tinggi sehingga rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mengurai kepadatan.
"Saat ini peningkatan volume lalu lintas cukup tinggi sehingga contraflow dan sudah diberlakukan untuk mengurai kepadatan. One way juga masih berlaku," kata Ria saat dikonfirmasi, Rabu, 18 Maret 2026.
Ria menerangkan contraflow sepanjang 34 kilometer masih diberlakukan di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek mulai dari KM 36 sampai dengan KM 70 arah Cikampek atas diskresi Kepolisian sejak pukul 00.00 WIB.
Selain itu, rekayasa lalu lintas one way Tahap I juga masih diterapkan mulai dari KM 70 Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek hingga KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang sejak Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.18 WIB.
"Pemberlakuan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way ini merupakan diskresi Kepolisian yang didukung oleh Jasamarga Transjawa Tol untuk menjaga kelancaran arus kendaraan menuju arah Trans Jawa," ujar Ria.

Ilustrasi pemberlakuan sistem satu arah (one way) pada arus lalu lintas saat mudik Lebaran. Foto: dok Jasa Marga.
Ria mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk kesiapan diri, keluarga yang ikut dalam perjalanan, perbekalan, serta kendaraan yang digunakan. Pemudik juga diminta memastikan ketersediaan saldo uang elektronik.
"Kepada pengguna jalan agar tetap memperhatikan rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mempersiapkan perjalanan dengan baik," kata Ria.