Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Minta Tiongkok hingga Inggris Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Willy Haryono • 15 March 2026 13:14
Washington: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyerukan kepada sejumlah negara dunia, termasuk Tiongkok dan Prancis, untuk mengirimkan kapal tempur ke Selat Hormuz guna memastikan jalur pelayaran internasional tetap terbuka.
Dalam unggahan di media sosial Truth Social pada Sabtu kemarin, Trump menyebut beberapa negara yang menurutnya terdampak langsung oleh gangguan pelayaran di selat tersebut.
“Saya harap Tiongkok, Prancis, Jepang, Korea Selatan, Inggris, dan lainnya yang terdampak pembatasan artifisial ini akan mengirimkan kapal mereka ke sana,” tulis Trump, dikutip dari Antara, Minggu, 15 Maret 2026.
Ia mengatakan langkah tersebut diperlukan agar Selat Hormuz tidak lagi menjadi ancaman bagi pelayaran internasional.
Ancaman Operasi Militer
Trump juga menyatakan Amerika Serikat akan terus melakukan serangan terhadap target Iran untuk menjamin keamanan jalur pelayaran. Ia mengatakan pasukan AS akan terus menjatuhkan bom di wilayah pesisir Iran serta menyerang kapal-kapal Iran.Menurut Trump, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayaran yang aman dan bebas di Selat Hormuz.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa di berbagai wilayah Iran.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan terhadap wilayah Israel dan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.
Eskalasi konflik tersebut memicu blokade de facto di Selat Hormuz, jalur pelayaran penting yang dilalui sebagian besar ekspor minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Gangguan di jalur tersebut juga berdampak pada ekspor serta produksi energi di kawasan Teluk.
Baca juga: Ketegangan Selat Hormuz Memanas, USS Nimitz Tetap Beroperasi hingga 2027