Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat dimintai keterangan oleh awak media di lokasi Pembangunan PSEL Legok Nangka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu, 29 Juli 2026. ANTARA/Ilham Nugraha
Seluruh Warga Jabar Ditargetkan Teraliri Listrik pada 2027
Silvana Febiari • 29 July 2026 18:30
Bandung: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan seluruh warga dapat menikmati akses listrik pada 2027. Jumlah masyarakat yang belum teraliri listrik telah berkurang dari sekitar 500 ribu menjadi sekitar 70 ribu orang.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pemerataan akses listrik menjadi salah satu target pemerintah daerah agar seluruh masyarakat dapat menikmati manfaat pembangunan sektor energi.
"Jawa Barat mentargetkan tahun depan, seluruh rakyat Jawa Barat sudah punya listrik. Dari 500.000 yang tidak punya listrik, sekarang tinggal 70.000 lagi. Tahun depan tuntas," kata Dedi, dilansir dari Antara, Rabu, 29 Juli 2026.
Baca Juga :
Selain mendorong pemerataan akses listrik, Dedi juga menggagas agar masyarakat di daerah penghasil energi mendapat manfaat langsung. Salah satunya melalui penerapan tarif listrik yang lebih terjangkau.
"Dalam jangka panjang, energi ini pikiran, gagasan, boleh saya punya pikiran ke depan itu, daerah yang menghasilkan energi, dalam pikiran saya daerah di mana desa energi itu ada, di mana energi itu dilahirkan, listrik dilahirkan, mereka harus mendapatkan listrik yang murah dari PLN," ujarnya.
Daerah yang menghasilkan energi tersebut meliputi penghasilan energi geotermal, pembangkit listrik tenaga surya, pembangkit listrik tenaga sampah, pembangkit listrik tenaga air. Pemberian manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar sumber energi akan mendorong kepedulian dalam menjaga keberlanjutan pembangkit dan sumber daya energi.
"Penghasil geotermal, bila perlu desanya listriknya harus gratis. Kenapa? Mereka akan bersyukur, 'Tempat saya melahirkan geotermal, manfaatnya bagi saya adalah listrik di desa saya gratis.' Untuk itu, jaga geotermal," tuturnya.
.jpg)
Ilustrasi. (Pexels)
Ia menilai masih terdapat ironi karena masyarakat yang tinggal di sekitar pembangkit energi di sejumlah daerah belum seluruhnya menikmati layanan listrik secara memadai.
Pemprov Jawa Barat berharap pembangunan infrastruktur energi dapat memperluas akses listrik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara lebih merata di seluruh wilayah Jawa Barat.