Universitas Lambung Mangkurat Sediakan Jalur Khusus bagi Disabilitas dan Penghafal Al-Qur'an

Kampus ULM di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. ANTARA/Firman

Universitas Lambung Mangkurat Sediakan Jalur Khusus bagi Disabilitas dan Penghafal Al-Qur'an

Whisnu Mardiansyah • 31 May 2026 11:48

Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat (ULM) resmi membuka jalur penerimaan istimewa bagi penyandang disabilitas serta penghafal Al Quran (hafiz/hafizah) melalui seleksi Mandiri dalam rangka menjaring calon mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026.

"Jalur khusus ini merupakan wujud komitmen kampus untuk memberikan kesempatan selebar-lebarnya bagi mahasiswa berkebutuhan khusus maupun mereka yang memiliki keunggulan di bidang tahfiz Al Quran," ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Yusuf Azis, di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, seperti dilansir Antara, Sabtu, 30 Mei 2026.

Yusuf menjelaskan baik penyandang disabilitas maupun penghafal Al-Qur'an tetap diwajibkan mengikuti Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer (UTMBK), sama seperti peserta pada jalur reguler pada umumnya.

Peserta yang memiliki kebutuhan disabilitas akan diberikan pendampingan selama mengerjakan UTMBK. Sementara itu, para hafiz maupun hafizah harus mengikuti ujian khusus berupa tes kemampuan hafalan Al-Qur'an, di samping menyertakan bukti kelulusan dari lembaga pendidikan tahfiz resmi.
 


Selain itu, mereka juga diharuskan membuat surat pernyataan komitmen untuk murojaah atau menjaga kualitas hafalan selama menjalani perkuliahan di lingkungan ULM.

"Para mahasiswa ini dipersiapkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur'an Mahasiswa Nasional (MTQMN), sebuah ajang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi," kata Yusuf.

Bagi mahasiswa disabilitas, ULM menyiapkan sejumlah beasiswa, di antaranya bersumber dari PT Bayan Peduli serta program beasiswa ADik Disabilitas yang berasal dari pemerintah.


Ilustrasi ujian siswa. Foto: dok. Medcom.

Pada tahun ajaran ini, ULM mengalokasikan kuota penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi Mandiri sebanyak 3.405 orang. Terdapat 73 program studi jenjang sarjana yang dapat dipilih oleh calon mahasiswa, dengan sebagian besar di antaranya telah meraih akreditasi A maupun predikat Unggul.

Sebelumnya, ULM telah menerima 3.282 calon mahasiswa baru yang dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sementara itu, melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sebanyak 1.924 orang dinyatakan lolos dan diterima.

(Whisnu M)