BMKG Prediksi Gelombang Laut Babel Kondusif Saat Mudik Lebaran

Kapal penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang. ANTARA/Aprionis

BMKG Prediksi Gelombang Laut Babel Kondusif Saat Mudik Lebaran

Lukman Diah Sari • 9 March 2026 20:45

Pangkalpinang: BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memprediksi tinggi gelombang di laut Kepulauan Babel berkisar 0,1 hingga satu meter atau masih cukup kondusif untuk arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

"Selama Maret tahun ini, tinggi gelombang di perairan Kepulauan Babel masih berfluktuatif kisaran 0,1 hingga satu meter," kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Provinsi Kepulauan Babel Slamet Supriyandi di Pangkalpinang, Senin, 9 Maret 2026, melansir Antara.


Ilustrasi gelombang tinggi. (Medcom)

Ia mengatakan selama arus mudik Lebaran 2026, BMKG Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperkirakan ketinggian gelombang masih relatif kondusif untuk penyeberangan kapal angkutan Lebaran di perairan Pulau Bangka dan Belitung.

"Ketinggian gelombang diperkirakan masih kondusif, karena memasuki masa peralihan musim hujan ke musim kemarau, sehingga kecepatan angin cukup normal," ungkap dia.

Slamet menyatakan selama April 2026, ketinggian gelombang di perairan Kepulauan Bangka Belitung juga diperkirakan masih aman berkisar 0,5 hingga 1,5 meter. Demikian juga ketinggian gelombang selama Mei 2026, diperkirakan masih relatif normal.

"Dalam dua bulan ke depan ketinggian gelombang masih relatif normal, karena berkurangnya dalam El Nina dan awan cumulonimbus menjelang memasuki musim kemarau di perkirakan pada Juni tahun ini," jelas dia.

Ia menerangkan meski kondisi ketinggian gelombang diperkirakan masih relatif normal, namun diimbau nakhoda kapal angkutan Lebaran untuk selalu waspada dan berhati-hati untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat cuaca buruk.

"Kita terus berkoordinasi dan memberikan informasi perkembangan cuaca kepada pihak pelabuhan, perusahaan pelayaran, nakhoda dan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi cuaca buruk ini," ujar Slamet.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)