Kebakaran Gunung Bromo Meluas hingga 1.120 Hektare

Penanganan kebakaran Gunung Bromo. Dokumentasi/ BPBD Kab. Malang

Kebakaran Gunung Bromo Meluas hingga 1.120 Hektare

Daviq Umar Al Faruq • 14 August 2026 14:24

Malang: Kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terus meluas. Data terbaru BPBD Kabupaten Malang mencatat luas area terdampak mencapai sekitar 1.120,3 hektare, mulai dari kawasan Pakis Bincil hingga Bukit Cinta yang mengarah ke Sruni Point, Dingklik.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan angka tersebut masih berupa perkiraan dan saat ini masih dalam proses pendataan ulang. Vegetasi yang terdampak meliputi cemara gunung, mentigen, akasia, dan semak belukar.

"Prakiraan luas lahan yang terbakar saat ini total sekitar kurang lebih 1.120,3 hektare," kata Sadono, Jumat 14 Agustus 2026.
 


Perluasan area kebakaran terjadi saat tim gabungan masih melakukan pemadaman melalui jalur darat dan udara. Sejumlah titik yang sebelumnya menjadi sasaran penanganan telah berhasil dipadamkan, meski asap tipis masih terlihat sehingga pemantauan intensif terus dilakukan.

"Berdasarkan perkembangan terkini, titik api di wilayah Seruni, Bukit Kingkong, Bukit Cinta, Pakis Bincil telah dipadamkan dan terpantau asap tipis. Oleh karena itu pemantauan secara insentif tetap dilakukan," jelas Sadono.

Untuk menekan penyebaran api, tiga helikopter dikerahkan untuk melakukan water bombing di sejumlah titik kawasan Seruni Bromo dan Bukit Cinta. Operasi udara tersebut mencapai 26 rit dalam dua sortie dengan total 64 ribu liter air pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dengan tambahan operasi tersebut, total air yang dijatuhkan melalui water bombing sejak operasi dimulai mencapai 343.800 liter. Namun, pemadaman dari udara sempat dihentikan sementara karena kabut dan kepulan asap mengganggu jarak pandang ke titik sasaran.

"Kabut dan kepulan asap menyebabkan operasi Water Bombing tidak bisa dimaksimalkan karena visibilitas kurang menuju titik target, operasi di hentikan sementara pukul 12.41-13.22 WIB di karenakan jarak pandang tidak memenugi aspek dan akan di lanjut esok hari," ungkap Sadono.


Penanganan kebakaran Gunung Bromo. Dokumentasi/ BPBD Kab. Malang


Selain operasi udara, tim gabungan terus melakukan pemadaman secara manual di kawasan Bukit Kingkong, Bukit Cinta, dan Seruni Bromo. Petugas menggunakan gepyok dan mobil tangki, serta melakukan pembasahan di area yang masih dapat dijangkau dari darat.

"Tim gabungan melakukan penanganan darat di bukit kingkong/ bukit cinta dengan menggunakan gepyok dan unit mobil tangki serta pembasahan di area yang dapat dijangkau," ujar Sadono.

Kawasan wisata Bromo masih ditutup melalui seluruh pintu masuk, yakni Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro. Penutupan berlaku sejak Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang akan diumumkan lebih lanjut oleh Balai Besar TNBTS.

(Silvana Febiari)