Sejumlah jemaah umrah berjalan di area Terminal 2F Bandara Internasional Soetta untuk bersiap berangkat menuju Tanah Suci, Arab Saudi. (ANTARA/HO-Bandara Soetta)
20.335 Jemaah Umrah Berangkat dari Bandara Soetta Selama Transisi Terminal 2F
Achmad Zulfikar Fazli • 13 July 2026 10:28
Tangerang: PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, melayani keberangkatan puluhan ribu jemaah umrah selama masa transisi ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Selama periode 1-10 Juli 2026, Bandara Soetta melayani 118 penerbangan yang terdiri atas 59 penerbangan keberangkatan dan 59 penerbangan kedatangan dengan 40.642 penumpang.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 20.335 merupakan jemaah umrah atau sekitar 50,03 persen dari total penumpang yang dilayani," kata General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi di Tangerang, dilansir dari Antara, Senin, 13 Juli 2026.
Menurut dia, transisi yang dilakukan sejak 1 Juli 2026 berlangsung lancar. Sehingga, seluruh maskapai yang melayani penerbangan umrah, seperti Loong Air, Hainan Airlines, Saudi Arabian Airlines, Scoot, Turkish Airlines, Qatar Airways, Egypt Air, Oman Air, Emirates, dan Etihad Airways, telah beroperasi melalui Terminal 2F.
"Kelancaran operasional selama masa transisi menunjukkan perpindahan layanan dapat berjalan dengan baik tanpa mengganggu pelayanan kepada jemaah," ujar Heru.

Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuntaskan proses perpindahan layanan keberangkatan jemaah umrah rombongan ke Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir
"Kami akan terus melakukan evaluasi bersama seluruh stakeholder agar layanan yang diberikan semakin baik sehingga setiap jemaah dapat memulai perjalanan ibadahnya dengan aman, nyaman, dan berkesan sejak berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," papar Heru.
Bandara Internasional Soekarno-Hatta berkomitmen terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan koordinasi operasional, penyediaan fasilitas yang memadai, serta inovasi layanan. Komitmen tersebut guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi seluruh jemaah umrah.
"Kami juga mengapresiasi dukungan seluruh stakeholder yang telah memastikan proses transisi berlangsung tertib dan pelayanan kepada para jemaah tetap berjalan optimal," kata Heru.