KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan Per Tahun Menuju 2045

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin. Dok Istimewa

KAI Targetkan 1,4 Miliar Pelanggan Per Tahun Menuju 2045

Kautsar Widya Prabowo • 21 August 2026 00:12

Jakarta: Volume pelanggan kereta api Indonesia (KAI) Group ditargetkan mencapai1,4 miliar pelanggan per tahun. Target tersebut menjadi bagian dari peta jalan transformasi KAI menuju 2045.

"Pertumbuhan ke depan harus lebih produktif. KAI perlu semakin kuat dalam operasi, semakin optimal dalam mengelola aset, dan semakin cepat memanfaatkan teknologi," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin dalam keterangan tertulis, Kamis, 20 Agustus 2026.

Pada 2025, KAI Group mencatat volume pelanggan sebanyak 503,5 juta, meningkat 8,52 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 464 juta pelanggan. KAI juga mencatat sekitar 2,8 juta interaksi pelanggan setiap hari.

Bobby mengatakan skala bisnis KAI yang semakin besar menghadirkan tantangan sekaligus peluang untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru. KAI juga mulai mendorong pemanfaatan artificial intelligence (AI) dan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas operasi.

"Skala KAI sudah sangat besar. Tantangan sekaligus peluang berikutnya adalah meningkatkan kontribusi aset, teknologi, keahlian, dan basis pelanggan sebagai sumber pertumbuhan baru yang memberi nilai lebih besar bagi perusahaan dan perekonomian," jelas Bobby.

Perjalanan kereta api di Daop 2 Bandung pasca-gempa bumi magnitudo 5,3 di Pangandaran. (Metrotvnews.com/Roni Kurniawan)

Menurut Bobby, transformasi menuju 2045 membutuhkan kemampuan perusahaan dalam membaca perubahan, memperkuat sumber pertumbuhan, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, dan lainnya.

"Menuju 2045, KAI menargetkan posisi sebagai world-class railway operator. Untuk mencapainya, kami harus memperkuat produktivitas, memperluas sumber pertumbuhan, dan memastikan perkeretaapian memberi kontribusi yang semakin besar terhadap konektivitas serta daya saing Indonesia," ujar Bobby.

(Achmad Zulfikar Fazli)