Ilustrasi. (MI/Widjajadi)
1.336 Calon Haji Lansia Asal Sulsel Dapat Prioritas Pelayanan
Media Indonesia • 11 May 2024 18:40
Makassar: Provinsi Sulawesi Selatan mendapat kuota haji 7.813 orang, pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi. Dari jumlah tersebut 1.336 di antaranya merupakan jemaah haji lanjut usia (lansia), sehingga menjadi proritas mendapat layanan.
Kabid Penyelenggara Haji Dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel Ikbal Ismail menjelaskan, ada dua kategori lansia yang mendapatkan layanan prioritas dalam pelaksanaan haji tahun ini yaitu, lansia mandiri dan lansia nonmandiri.
"Lansia mandiri yaitu lansia yang berusia 65 tahun ke atas yang secara fisik masih bisa berjalan. Sedangkan, lansia nonmandiri yakni lansia yang tidak bisa berjalan yang hanya menggunakan kursi roda atau dibopong. Lansia tidak mandiri kita prioritaskan, dalam pelayanannya kami akan mengunjungi mereka dan membagikan apa kebutuhannya, termasuk makannya," urai Ikbal, Sabtu, 11 Mei 2024.
Dari 1.000 lebih calon jemaah haji lansia tersebut, tersebar di sejumlah kelompok terbang (kloter). Kloter pertama yang sudah masuk asrama haji, Sabtu, 11 Mei dari 450 orang, 76 jemaah lansia, dan akan diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah pada Minggu, 12 Mei 2024, pukul 16.30 Wita.
| Baca juga: Calon Haji Kloter 1 Temanggung Dibekali Ramolit |
"Hari ini, ada dua kloter yang masuk. Pukul 14.00 Wita masuk dari Kota Makassar, dan pada Pukul 20.00 Wita, akan masuk jemaah dari Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Kepulauan Selayar," terang dia.
Tahun 2024 ini, Sulsel akan memberangkatkan 7.884 jemaah haji dari kuota awal sebanyak 7.272 jemaah. Penambahan tersebut berasal dari penambahan kuota sebanyak 468, optimalisasi kuota sebesar 64, dan selisih mutasi sebanyak 80 jemaah.
Untuk Embarkasi Makassar melayani delapan Provinsi di Indonesia Timur, yaitu Sulsel, Sulbar, Sultra, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat, dengan total keseluruhan jemaah yang akan diberangkatkan 16.669 orang, terdiri dari 16.343 jemaah haji, 121 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 205 petugas PPIH Kloter. Mereka semua terbagi dalam 38 kelompok terbang (kloter).