Cuaca panas terjadi di sejumlah daerah termasuk di Denpasar, Bali, Jumat (17/10/2025) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Panas Terik, BMKG Bali Sarankan Pakai Tabir Surya dan Terhidrasi
Lukman Diah Sari • 17 October 2025 13:40
Denpasar: Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar menyarankan masyarakat menggunakan topi dan tabir surya untuk mengantisipasi cuaca panas saat beraktivitas di luar ruangan. Suhu di Indonesia, diprakirakan bisa mencapai 37 derajat Celsius dalam beberapa hari terakhir.
“Kami imbau masyarakat untuk tetap terhidrasi atau minum dalam jumlah cukup,” kata Ketua Kelompok Kerja Operasional Meteorologi BBMKG Wilayah III Wayan Musteana di Denpasar, Bali, Jumat, 17 Oktober 2025, melansir Antara.
Ia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai perubahan kondisi cuaca yang terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat dapat membarui informasi cuaca pada laman bbmkg3.bmkg.go.id atau cuaca melalui maritim.bmkg. go.id. Selain itu, informasi cuaca juga dapat diamati dari media sosial di antaranya Instagram @bmkgbali atau melalui aplikasi info BMKG.
Baca Juga :
Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menjelaskan bahwa penyebab utama suhu panas ini adalah posisi gerak semu matahari yang pada Oktober berada di selatan ekuator. Faktor lainnya adalah penguatan angin timuran atau Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan hangat, sehingga pembentukan awan minim serta radiasi matahari dapat mencapai permukaan bumi secara maksimal.
Sementara itu, BBMKG Denpasar memperkirakan puncak musim hujan di Bali diperkirakan pada Januari-Februari 2026. Sebanyak 45 persen dari 20 zona musim memasuki puncak musim hujan pada Januari 2026. Sedangkan 55 persen atau sembilan zona musim di Bali memasuki puncak musim hujan pada Januari 2026.