Membangun Sinergi Hulu-Hilir, Indonesia Siap Menjadi Pemain Utama Industri Modest Fashion Dunia

IN2MOTIONFEST X JMFW 2026 memperkuat ekosistem modest fashion Indonesia melalui kolaborasi, promosi wastra, dan perluasan akses pasar global. (Dok. Istimewa)

Membangun Sinergi Hulu-Hilir, Indonesia Siap Menjadi Pemain Utama Industri Modest Fashion Dunia

Duta Erlangga • 29 October 2026 12:01

Jakarta: Satu panggung nasional terpadu untuk membawa industri modest fashion Indonesia semakin terhubung dengan pasar global, yaitu perhelatan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) telah sukses digelar pada 14–18 Oktober 2026 di Hall A dan Cendrawasih, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Menuju Ekosistem Modest Fashion yang Terintegrasi

Mengusung tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business”, IN2MOTIONFEST X JMFW resmi dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman, bersama Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana, serta Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya.
 
IN2MOTIONFEST X JMFW mengedepankan integrasi ekosistem modest fashion dari hulu hingga hilir, sekaligus membuka semakin luas peluang Indonesia menuju global modest fashion sourcing hub. Tahun ini, IN2MOTIONFEST X JMFW mengakselerasi peran strategis Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia untuk memperkuat industri modest fashion nasional secara komprehensif dan berorientasi pada ekspansi ke pasar global.
 
Pelaksanaan kegiatan kolaboratif ini didukung oleh Indonesian Fashion Chamber (IFC) sebagai mitra strategis, serta lintas instansi, yaitu Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Pariwisata RI, dan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Wardah Cosmetic turut mendukung perhelatan ini sebagai Official Beauty Partner.

Peran Strategis Hulu dan Hilir dalam Industri

Platform nasional ini diharapkan semakin mendukung sektor modest fashion dan wastra Indonesia tumbuh menjadi salah satu pilar utama ekonomi syariah yang tangguh dan siap secara kuantitas dan kualitas untuk menyuplai industri modest fashion global, sekaligus mengukuhkan peran Indonesia sebagai global modest fashion sourcing hub.
 
“Modest fashion Indonesia telah mendapatkan pengakuan dunia. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026, Indonesia menempati peringkat pertama dunia dalam sektor modest fashion, dengan prospek yang sangat besar. Pengeluaran kaum muslim dunia mencapai USD2,34 triliun, sekitar 20 persen untuk modest fashion. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai USD3,5 triliun pada tahun 2029, dengan sektor modest fashion berkontribusi sebesar USD444 miliar. Jadi, Indonesia harus tetap menjadi pemain utama dan penentu tren modest fashion dunia. Tetapi, bagaimana kita dapat mewujudkan ini? Dengan membangun ekosistem modest fashion yang terintegrasi,” papar Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Aida S. Budiman.
 
Bank Indonesia memulai peran dari sektor hulu, seperti pembinaan perajin wastra dan pelaku usaha modest fashion melalui platform IKRA Indonesia yang didukung Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia di seluruh wilayah Indonesia, peningkatan kualitas untuk produk modest fashion termasuk edukasi proyeksi tren, hingga ke hilir terkait perluasan akses pasar.
 
Sedangkan dari sektor hilir, Kementerian Perdagangan RI memaksimalkan seluruh jaringan perwakilan perdagangan di luar negeri, seperti Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan, untuk melakukan promosi, membuka akses pasar, memfasilitasi business matching, dan mendorong produk ready-to-wear berbasis wastra masuk ke jejaring buyers baik di dalam maupun luar negeri.
 
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso menjelaskan, “Kementerian Perdagangan mendorong pelaku industri modest fashion Indonesia memperluas pasar domestik dan internasional melalui kemitraan dengan jaringan ritel modern serta penjajakan bisnis ekspor untuk meningkatkan daya saing produk nasional. Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan ekspor modest fashion Indonesia. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah, industri fesyen, dan jaringan perdagangan dapat memperkuat posisi Indonesia di pasar global.”

Penguatan Tren Global dan Integrasi Wisata Belanja

Sejalan dengan upaya IN2MOTIONFEST X JMFW dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat acuan tren modest fashion dunia, Kementerian Ekonomi Kreatif RI mendukung penuh peran Trend Forecasting dalam mengangkat wastra Nusantara, sekaligus memberikan dukungan agar produk desainer lokal tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga terlindungi secara hukum melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
 
Menteri Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, menyatakan acara IN2MOTIONFEST X JMFW merupakan manifestasi nyata sinergi dalam memperkuat ekosistem modest fashion Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi karya kreatif nasional untuk terhubung dengan industri dan pasar global.
 
Lebih lanjut dijelaskan, “Bagi Kementerian Ekonomi Kreatif, penting untuk memperkuat industri kreatif, khususnya subsektor fesyen, melalui perluasan akses pasar, jejaring bisnis, serta pemanfaatan teknologi digital secara bertanggung jawab. Acara ini tidak hanya menjadi panggung modest fashion Indonesia, tetapi juga mendukung sinergi antara karya, industri, dan pemasaran global.”
 
Selain membuka peluang bisnis, industri modest fashion berkaitan erat dengan pariwisata, terutama shopping tourism (wisata belanja). Kementerian Pariwisata RI menilai perhelatan IN2MOTIONFEST X JMFW memiliki daya tarik sebagai destinasi belanja sekaligus memperluas peluang bisnis fesyen Indonesia ke pasar internasional.
 
Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, mengungkapkan, “Indonesia memiliki kekayaan wastra, mulai dari batik, tenun, hingga beragam tekstil tradisional Nusantara. Melalui peragaan busana, pameran, trade show, dan business matching wastra, kami berharap acara ini meningkatkan eksposur jenama lokal, menghasilkan kemitraan dan transaksi bisnis, serta menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung dan berbelanja di Jakarta.”

Sukses Digelar, Capai Peningkatan

Gelaran IN2MOTIONFEST X JMFW yang merupakan bagian dari rangkaian acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ini telah menghadirkan 20 peragaan busana, melibatkan 200 desainer nasional dan internasional, dan menampilkan 1.796 koleksi karya lebih dari 249 UMKM. Rangkaian kegiatan diperkuat dengan Seminar Indonesian Modest Fashion Trend Forecasting 2027/2028, Masterclass, Workshop, Industry Forum & Summit, dan Business Matching Wastra yang mencatat 165 kesepakatan bisnis, dan area exhibition dipadati lebih dari 10.839 pengunjung.  
 
Kepala Departemen Regional Bank Indonesia, Rudy Brando Hutabarat, memaparkan, “Pencapaian ISEF 2026 hingga 17 Oktober juga mencapat pertumbuhan di seluruh indikator dibandingkan tahun lalu. Jumlah pengunjung tumbuh sekitar 4 persen dibandingkan tahun lalu, yaitu 93.252 orang. Traksasi penjualan tumbuh 44,09 persen atau Rp13,85 miliar. Kemudian, nilai business matching mencapai Rp3,16 triliun atau tumbuh sekitar 10,19 persen dibandingkan bulan lalu.”
 
Menurutnya, tiga poin yang terkait dengan penyelenggaraan IN2MOTIONFEST X JMFW, yaitu K-I-A. “K adalah Kolaborasi, I adalah Inovasi, dan A adalah Always Improvement. Ke depan, kolaborasi yang telah dilakukan dengan stakeholder, termasuk Kementerian, lembaga, dan para penggiat wastra dan modest fashion perlu terus ditingkatkan untuk melahirkan inovasi dan kreasi terbarukan, kemudian konsisten melakukan improvement secara berkelanjutan,” ujar Kepala Departemen Regional Bank Indonesia, Rudy Brando Hutabarat, menutup gelaran IN2MOTIONFEST X JMFW tahun ini.

(Rosa Anggreati)