Ilustrasi. Foto: Magnific.
Ponsel dan Gadget Jadi Barang Paling Laris di Lelang, Ini Datanya
Ade Hapsari Lestarini • 29 October 2026 21:05
Jakarta: Business Unit Head Bidwin Andri Budiharjo mengatakan rasio penjualan atau sold ratio kategori ponsel dan gadget dalam aktivitas lelang elektronik mencapai 86 persen. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rasio penjualan seluruh kategori barang yang dilelang, yang tercatat sebesar 55 persen.
Andri mengatakan, selama sekitar satu tahun aktivitas lelang, lebih dari 1.600 barang telah terjual. Rata-rata penjualan tercatat sekitar 180 barang per bulan, sementara jumlah peserta terdaftar dalam basis data mencapai 5.000 orang.
"Untuk ponsel sama gadget ini sold ratio-nya itu di 86 persen. Sold ratio itu apa? Jumlah barang yang ditawarkan kemudian terjual. Sehingga kami melihat peluang ini ada. Jadi laptop dan komputer itu di 58 persen," ujar Andri dalam acara Peluncuran Bidwin di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.
Menurut Andri, barang yang dilelang antara lain berasal dari mitra yang memiliki aset elektronik yang sudah tidak digunakan atau telah digantikan dengan perangkat baru. Aset tersebut kemudian ditawarkan kembali melalui mekanisme lelang kepada calon pembeli.

Business Unit Head Bidwin Andri Budiharjo. Foto: Metrotvnews.com/Tiaranissa Juliansyah.
Baca Juga :
Lelang Elektronik Bekas Jadi Alternatif Penjualan Aset Bingung Perusahaan, Begini Prosedurnya
Rasio penjualan berbeda di setiap kategori
Andri menjelaskan, aktivitas lelang juga mencakup laptop, komputer, aksesori, serta barang elektronik lainnya. Rasio penjualan kategori laptop dan komputer tercatat sebesar 58 persen.
"Jadi laptop dan komputer itu di 58 persen gitu ya, sisanya di aksesori sama elektronik lainnya yang tadi, elektronik-elektronik yang mungkin saat ini sudah tidak dipakai, sudah penggantian baru. Nah, kami hadir di sini untuk menangkap peluang itu, gitu," ucap dia.
Ia menambahkan, barang yang dilelang tidak hanya berasal dari perangkat yang sudah tidak beredar di pasaran, tetapi juga aset milik mitra yang tidak lagi digunakan setelah melakukan pembaruan perangkat.
Andri mengatakan, pihaknya juga pernah melelang material yang tidak lagi digunakan. Dengan demikian, barang yang ditawarkan melalui lelang mencakup berbagai jenis aset, tidak terbatas pada perangkat elektronik saja. (Tiaranissa Juliansyah)