John Herdman Evaluasi Permainan Menyerang Indonesia dengan Skema 10 Pemain

Pesepak bola Timnas Indonesia Ole Romeny (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Malaysia Laâ??Vere Corbin-Ong (tengah) pada pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

John Herdman Evaluasi Permainan Menyerang Indonesia dengan Skema 10 Pemain

Whisnu Mardiansyah • 29 September 2026 06:55

Jakarta: Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengevaluasi strategi permainan tim saat harus tampil dengan 10 pemain. Perubahan tersebut menjadi perhatian Herdman setelah Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia kehilangan satu pemain setelah Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37. Kartu merah diberikan setelah wasit meninjau insiden melalui Video Assistant Referee (VAR). Kondisi itu membuat skuad Garuda menjalani sebagian besar pertandingan dengan 10 pemain.

Herdman menilai aspek menyerang perlu mendapatkan perhatian lebih ketika Indonesia menghadapi situasi serupa. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi Bangladesh pada pertandingan berikutnya.

"Saya pikir satu-satunya yang perlu diperbaiki adalah aspek menyerang dari strategi ketika bermain dengan 10 pemain," kata John Herdman sesuai pertandingan melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin, 28 September 2026.

Indonesia masih mampu menjaga skor tetap 0-0 meski kehilangan Thom Haye. Berdasarkan laporan pertandingan FIFA, Garuda tetap berupaya menyerang setelah bermain dengan 10 pemain.
 


Dean James sempat memaksa kiper Malaysia Syihan Hazmi melakukan penyelamatan. Kevin Diks juga melepaskan tembakan dari sudut sempit yang berakhir di sisi gawang.

Namun, Malaysia lebih banyak memberikan tekanan pada fase akhir pertandingan. Kiper Maarten Paes melakukan penyelamatan penting, sedangkan Justin Hubner melakukan sapuan di garis gawang untuk menggagalkan peluang Malaysia.

Herdman menilai Indonesia menunjukkan sejumlah hal positif ketika masih bermain dengan 11 pemain. Garuda mampu menciptakan beberapa peluang, termasuk sundulan yang membentur tiang, tembakan ke arah gawang, serta gol yang akhirnya dianulir.

Ketika jumlah pemain berkurang, Herdman menilai timnya belum memiliki pola menyerang yang cukup efektif untuk menghadapi situasi tersebut.


Timnas Indonesia. Foto: Dok. PSSI.
 

"Mungkin (ke depan) kami bisa lebih menyerang dengan formasi 10 pemain," katanya.

Hasil imbang melawan Malaysia membuat Indonesia mengoleksi empat poin dari dua pertandingan Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, sedangkan Malaysia juga mengumpulkan empat poin. Kedua tim sama-sama mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Indonesia sebelumnya mengalahkan Singapura 2-0 pada pertandingan pembuka. Malaysia juga meraih kemenangan 3-0 atas Bangladesh.

Laga terakhir fase grup akan mempertemukan Indonesia dengan Bangladesh pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pada hari yang sama, Malaysia menghadapi Singapura. Dua pertandingan tersebut menjadi penentu posisi akhir Grup A dan tim yang melaju ke pertandingan berikutnya.

(Whisnu M)