Ribuan Warga Muaro Jambi Terserang ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla

Sejumlah warga Muaro Jambi terserang infeksi saluran pernapasan akut. (Metro TV/ Heru Kristiaji)

Ribuan Warga Muaro Jambi Terserang ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla

Metro TV • 8 October 2026 11:06

Muaro Jambi: Ribuan warga Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, terserang infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) setelah hampir sebulan terpapar kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Jambi turut memperburuk kualitas udara di Muaro Jambi

Salah seorang warga, Jumiatun, mengaku mengalami sejumlah gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap. Ia merasakan sesak napas, mata merah, pusing, hingga pandangannya terganggu.

“Sesak, mata merah, kemarin pusing. Pandangan tidak terlalu jauh memandang, napas sesak, bisa batuk,” kata Jumiatun di Muaro Jambi, Kamis, 8 Oktober 2026. 


Diketahui, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah tersebut dilaporkan mencapai lebih dari 400. Angka tersebut masuk dalam kategori berbahaya dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi turun langsung melakukan mitigasi untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih luas. Petugas memberikan pelayanan kesehatan kepada ratusan warga di Desa Sebubuk, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi.


Kondisi kabut asap di Muaro Jambi. (Metro TV/ Heru Kristiaji)


Berdasarkan data Dinas Kesehatan Muaro Jambi, jumlah warga yang terserang ISPA akibat paparan kabut asap karhutla kini mencapai 4.065 orang. Kasus tersebut tersebar di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Muaro Jambi.

"Karena dilihat dari data kasus kita, khusus ISPA itu ada 4.065, diare 399, dan iritasi mata kurang lebih ada 99," ungkap Kabid P2P Dinkes Muaro Jambi, dr. Arianty Widiastuty.

Paparan asap dari karhutla yang masih berlangsung menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama pada kelompok rentan. Kelompok yang paling rentan terdampak ISPA akibat kabut asap antara lain anak-anak, lanjut usia (lansia), dan ibu hamil. (Heru Kristiaji)

(Silvana Febiari)