3 Program Kerja Utama Petani NasDem: Dari Demplot hingga Pemberdayaan Kampung Nelayan

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem, Arif Rahman, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2026. Metro TV/Nattasya.

3 Program Kerja Utama Petani NasDem: Dari Demplot hingga Pemberdayaan Kampung Nelayan

Nattasya Amani Vrazeti • 22 October 2026 15:04

Jakarta: Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem, Arif Rahman, membeberkan tiga program kerja utama organisasinya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat sekitar hutan di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikannya usai pelantikan DPP Petani NasDem oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

“Pertama, program demplot pertanian terintegrasi yang kita harapkan bisa dilakukan 2 hektare di setiap provinsi,” ujar Arif dalam Pelantikan DPP Petani NasDem 2026-2029, di NasDem Tower, Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2026. 

Demplot ini dirancang sebagai laboratorium restorasi untuk membedah potensi komoditas unggulan daerah, mulai dari padi organik di Jawa, kopi di Aceh, kakao di Sulawesi Barat, hingga rumput laut di Nusa Tenggara Barat.

Arif menjelaskan, program demplot ini akan menyediakan solusi pasar sejak sebelum masa tanam, termasuk menghubungkan hasil panen dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto serta pasar ekspor. 

“Demplot ini akan membangun ekosistem dari hulu sampai hilir, dari benih, drone sampai cold storage, agar anak muda melihat petani itu keren dan kaya,” kata Arif. 

Ketua Umum Partai NasDem melantik Dewan Pimpinan Pusat Petani NasDem, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktbber 2026. Metro TV /Nattasya.

Arif melanjutkan program kerja kedua adalah pengawalan dan pemberdayaan Kampung Nelayan Merah Putih serta budidaya ikan air tawar seperti lele dan nila. Arif memastikan DPP Petani NasDem siap mengawal program Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut untuk menjadikan wilayah pesisir sebagai pusat ekonomi baru melalui pembentukan koperasi yang kuat, jaminan pasokan solar, hingga penyediaan fasilitas dermaga, pabrik es, dan cold storage.

“Kita jadikan kampung nelayan sebagai pusat ekonomi baru dan ada dermaga di situ, ada cold storage di situ, ada pabrik es di situ, dan kami akan juga menjamin solar untuk para nelayan, dan kita akan membentuk koperasi yang kuat,” ujar Arif. 

Program kerja ketiga berfokus pada kelestarian lingkungan dan perhutanan sosial. Petani NasDem berkomitmen memuliakan kawasan hutan melalui pengawalan program Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) serta perhutanan sosial dari Departemen Kehutanan, guna mencegah kebakaran hutan dan menjaga keseimbangan alam sembari memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.

“Hari ini saya dan seluruh pengurus DPP akan bekerja nyata. Kami ingin membuktikan bahwa jika tanah, laut,dan hutan dimuliakan, serta petani dan nelayan berdaya, maka Indonesia jaya bukanlah lagi sekadar mimpi,” ungkap Arif.

(Siti Yona Hukmana)