Ilustrasi. Medcom.id
11 Desa di Majalengka Terdampak Bencana Akibat Hujan Lebat
Silvana Febiari • 26 March 2026 08:07
Majalengka: Bencana hidrometeorologi basah melanda Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sekitar pukul 21.00 WIB, Senin malam, 23 Maret 2026. Peristiwa ini dipicu oleh guyuran hujan lebat berdurasi lama yang mengguyur kawasan dengan kontur tanah labil.
"Sedikitnya 11 desa di tiga kecamatan, yakni Lemahsugih, Malausma, dan Kecamatan Bantarujeg terdampak," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari dalam keterangannya, Kamis, 26 Maret 2026.
Selain itu, terdapat tujuh kepala keluarga (KK) yang terdampak. Empat unit rumah rusak ringan, sementara tiga unit lainnya turut terdampak.
"Tidak hanya itu, enam akses ruas jalan dilaporkan tidak dapat dilalui, tiga jalan penghubung desa terputus dan satu jembatan terputus," ujar Abdul.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus berkoordinasi dan melakukan penanganan di lokasi terdampak. Masyarakat juga secara swadaya membantu proses pembersihan.

Peristiwa longsor yang terjadi di Majalengka, Jawa Barat. ANTARA/HO-BPBD Majalengka.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi yang masih tinggi, terutama saat libur Idulfitri 2026, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Jika terjadi hujan lebat berkepanjangan atau kenaikan muka air, langkah antisipasi perlu segera dilakukan mulai dari keluarga dan lingkungan rumah.
"Saat beraktivitas di luar ruangan maupun berkendara dalam kondisi hujan deras dan angin kencang, masyarakat diminta menjauhi serta tidak berteduh di bawah pohon besar yang berpotensi tumbang," ungkap Abdul.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com