IHSG Dibuka Naik ke Level 7.663

Ilustrasi. Foto: Dok MI

IHSG Dibuka Naik ke Level 7.663

Eko Nordiansyah • 16 April 2026 09:33

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 16 April 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 7.663,341.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.25 WIB, IHSG langsung menguat sebanyak 71,644 poin setara 0,94 persen ke level 7.695,231. IHSG berada di level tertinggi 7.705 dan terendah di 7.663.

Adapun sebanyak 385 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 188 saham lainnya menguat dan 162 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp3,238 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 8,911 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp13.738,937 triliun.



(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi

Riset harian Korea Investmen & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin, 15 April 2026, Wall Street ditutup mixed, dengan S&P500 dan Nasdaq kembali mencatatkan all time high, dengan kenaikan masing-masing sebesar 0,80 persen dan 1,59 persen. Sedangkan Dow Jones ditutup melemah tipis 0,15 persen.

Hal ini tidak lepas dari ekspektasi pasar yang mengharapkan Washington dan Teheran berpotensi kembali ke meja perundingan untuk mengakhiri konflik yang telah mengganggu pasar minyak global, memicu kekhawatiran inflasi, serta menambah ketidakpastian arah suku bunga.

Sementara itu, IHSG mengalami koreksi sebesar 0,68 persen setelah gagal menembus MA 50. Histogram MACD berada di zona positif mengindikasikan tren bullish masih terjaga. Sektor transportasi memimpin kenaikan 3,45 persen dipicu saham ELPI yang naik 12,6 persen setelah akuisisi kapal baru dengan nilai transaksi USD46,5 juta

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG diproyeksikan bergerak konsolidasi untuk menguji MA 50 dengan range support di 7.580, dan resisten di 7.900,” sebut Investment Specialist PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia Ahmad Faris Mu’tashim dalam risetnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)