Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Naik-Turun, Berapa Sebenarnya Cadangan Emas Indonesia?
Ade Hapsari Lestarini • 15 April 2026 14:01
Jakarta: Harga emas terus berfluktuasi seiring dinamika perkembangan geopolitik global. Termasuk konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Pada akhir 2025, harga emas domestik sempat mencapai Rp3 juta per gram. Namun sejak meningkatnya tensi geopolitik pada 28 Februari 2026, harga emas terkoreksi ke kisaran Rp2,9 juta per gram.
Walaupun harganya 'selangit', emas tetap menjadi aset lindung nilai yang dilirik banyak orang. Tingginya permintaan membuat ketersediaan emas di sejumlah toko sempat terbatas.

Ilustrasi. Foto: Freepik.
Lantas, berapa cadangan emas Indonesia?
Mengacu data Trading Economics, cadangan emas di Indonesia tercatat sebesar 85,53 ton pada kuartal IV-2025, tidak berubah dibandingkan kuartal sebelumnya.
Secara historis, cadangan emas Indonesia rata-rata mencapai 81,83 ton sepanjang periode 2000-2025. Posisi tertinggi sepanjang masa sebesar 96,45 ton pada kuartal II-2000. Serta pernah mencapai rekor terendah sebesar 73,09 ton pada kuartal keempat 2006.
Sementara itu, data Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM menunjukkan total cadangan emas Indonesia mencapai sekitar 3.420 ton, atau sekitar lima persen dari cadangan emas dunia.
Angka tersebut mencerminkan potensi sumber daya emas nasional yang besar, meski berbeda dengan cadangan devisa emas yang dikelola sebagai bagian dari aset negara.
Pada 2025, realisasi produksi emas nasional tercatat 45 persen di bawah rencana produksi nasional dan 26 persen lebih rendah dibandingkan realisasi 2024.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com