Iustrasi cek kesehatan gratis. Foto: dok Dexa Medica.
Cek Kesehatan Gratis Bantu Deteksi Dini Penyakit Kronis
Ade Hapsari Lestarini • 14 April 2026 20:39
Bogor: Cek kesehatan gratis mendapatkan antusiasme tinggi dari warga Bogor dan sekitarnya. Hasil dari cek kesehatan gratis yang diikuti oleh ratusan warga menunjukkan tujuh dari 10 atau 73,8 persen peserta berisiko penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol. Hasil pemeriksaan kesehatan ini menekankan pentingnya deteksi dini sebagai upaya menjaga kesehatan secara berkelanjutan.
Fakta ini terdeteksi dari hasil Cek Kesehatan Gratis yakni Program Cek Segitiga PT Dexa Medica yang diselenggarakan di Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 12 April 2026. Program kegiatan yang diikuti oleh 679 warga Bogor dan sekitarnya, merupakan bagian dari Corporate Social Initiative Dharma Dexa yang berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat terhadap pentingnya kesadaran akan deteksi dini penyakit tidak menular melalui upaya preventif dan edukatif.
Tingginya angka risiko tersebut menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang belum menyadari kondisi kesehatannya. Hal ini diperkuat dengan hasil skrining di lapangan yang menemukan:
- 54,2 persen memiliki kadar kolesterol di atas normal (>199 mg/dL),
- 42,1 persen terdeteksi tekanan darah tinggi,
- 10,3 persen memiliki kadar gula darah sewaktu di atas 200 mg/dL.
Menurut Dokter Umum RS Mulia Pajajaran dr. Ghivarel Adriensa, hasil ini sejalan dengan kondisi masyarakat saat ini yang semakin rentan terhadap gaya hidup kurang aktif. Ia juga menambahkan bahwa banyak peserta yang sebenarnya sudah berada pada kondisi cukup serius, namun tidak menyadarinya karena tidak merasakan gejala.
“Ada peserta dengan gula darah sangat tinggi, bahkan sampai 500 mg/dL, atau tekanan darah di atas 200, tapi tidak ada keluhan. Ini yang berbahaya, karena penyakit-penyakit ini sering tidak bergejala di awal. Makanya skrining itu sangat penting,” lanjutnya.


Jaga gaya hidup
Dokter juga mengingatkan pentingnya menjaga gaya hidup sehat secara konsisten, tidak hanya bergantung pada hasil pemeriksaan.
“Kesehatan itu dinamis. Hari ini sehat, belum tentu besok. Jadi penting untuk menjaga pola makan sesuai guideline, rutin olahraga 3–5 kali seminggu, tidak merokok, serta mengelola stres. Yang paling penting, hindari gaya hidup sedentary dan mulai aktif bergerak,” pesannya.
Sementara itu, Manager Dharma Dexa Bapak Mateus Ramidi menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Dexa Group dalam mendukung upaya pemerintah untuk mendukung kesehatan nasional.
“Tahun 2026 ini, program Cek Segitiga dimulai dari Bogor. Kami berharap partisipasi masyarakat terus meningkat agar program ini benar-benar memberikan kontribusi nyata dalam menyediakan layanan kesehatan gratis,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Dexa Group tidak hanya berfokus pada layanan preventif, tetapi juga memastikan akses terhadap pengobatan yang berkualitas.
“Dexa Medica terus berkomitmen menyediakan obat generik berkualitas dengan jangkauan luas melalui 38 cabang di seluruh Indonesia. Kami percaya, ketersediaan obat yang merata menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” tambah Bapak Mateus.
Melalui program Cek Segitiga, Dexa Group berharap dapat terus memperluas jangkauan layanan kesehatan preventif sekaligus membangun budaya deteksi dini di tengah masyarakat. Upaya ini menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan penyakit tidak menular yang masih menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com