BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT

Ilustrasi gempa. Foto: Dok. Media Indonesia (MI).

BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT

Kautsar Widya Prabowo • 17 August 2026 10:59

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 1.598 gempa bumi susulan terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa susulan itu tercatat hingga Senin pagi, 17 Agustus 2026 pukul 07.00 WIB.

“Sampai dengan jam tujuh pagi hari ini telah tercatat 1.598 gempa susulan, magnitudo terbesar adalah 6,2 magnitudo, yang terkecil 1,3 dan kemudian yang dirasakan kira-kira 54 gempa,” ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 17 Agustus 2026.
 


Faisal menjelaskan bahwa pihak BMKG saat ini masih terus memantau proses peluruhan aktivitas gempa bumi susulan tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan pemantauan sementara, frekuensi aktivitas gempa diperkirakan bakal berangsur meluruh dalam kurun waktu dua hingga tiga pekan mendatang.

“Kita terus masih memantau terkait dengan peluruhannya, kemungkinan dalam dua-tiga minggu ke depan dia akan meluruh,” kata Faisal.


Ilustrasi gempa. Foto: Dok. Medcom.id.

Setelah intensitas aktivitas gempa susulan dinyatakan meluruh dan mereda, pemerintah baru dapat memulai langkah penanganan tahap selanjutnya, baik proses perbaikan fisik maupun rekonstruksi bangunan warga serta fasilitas publik yang terdampak.

“Sehingga kita mulai dapat melakukan retrofitting atau perbaikan bangunan atau pembangunan kembali jika dibutuhkan,” ucap Faisal.

(Fachri Audhia Hafiez)