Perkuat Hubungan Bisnis, Vladimir Putin Jamu Para Pemimpin Negara ASEAN di Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto: TASS

Perkuat Hubungan Bisnis, Vladimir Putin Jamu Para Pemimpin Negara ASEAN di Rusia

Fajar Nugraha • 18 June 2026 10:23

Moskow: Presiden Rusia Vladimir Putin menjamu para pemimpin dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dalam sebuah pertemuan pada Rabu, 17 Juni.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bisnis serta kemitraan sektor lainnya dengan negara-negara anggota blok regional tersebut.

Penasihat urusan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, merinci bahwa pertemuan dua hari yang digelar di Kazan tersebut dirancang untuk membahas berbagai cara dalam memperluas kemitraan strategis Rusia dengan negara-negara ASEAN. Anggota blok tersebut meliputi Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Ia menjelaskan bahwa blok regional Asia Tenggara selama ini terus memelihara hubungan diplomatik yang erat dengan Moskow dalam kapasitasnya sebagai mitra dialog, serta rutin melibatkan para pejabat tinggi Rusia dalam pertemuan tingkat tinggi tahunan. KTT yang diselenggarakan di Kazan, tepi Sungai Volga ini, sekaligus menandai peringatan 35 tahun jalinan hubungan bilateral Rusia-ASEAN.

Ushakov menyampaikan bahwa agenda utama KTT mencakup pertukaran pandangan mengenai berbagai isu global dan regional, serta meninjau kembali arah perkembangan hubungan Rusia-ASEAN.

“Pertemuan bersiap untuk memperkuat komitmen bersama mereka dalam membentuk tatanan dunia multipolar yang adil dan demokratis, yang berlandaskan pada prinsip-prinsip hukum internasional serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),”ujar Ushakov, seperti dikutip dari Channel News Asia, Kamis 18 Juni 2026.

Dalam keterangannya, Ushakov memberikan pujian terhadap apa yang ia gambarkan sebagai bentuk dialog yang membuahkan hasil, setara, dan konstruktif antara Rusia dan ASEAN selama ini.

Ia mengonfirmasi kepada awak media bahwa Putin akan melangsungkan serangkaian pertemuan bilateral tatap muka dengan para pemimpin ASEAN di sela-sela KTT. Pertemuan puncak ini sendiri dipimpin bersama oleh Putin dan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, mengingat Filipina saat ini memegang keketuaan bergilir tahunan ASEAN.

Secara peta politik global, beberapa negara anggota ASEAN yang beragam memiliki kedekatan politik yang cenderung selaras dengan Amerika Serikat, termasuk Filipina. Sementara itu, sebagian anggota lainnya tercatat memiliki keterikatan perdagangan yang sangat besar serta kerja sama keamanan yang intensif dengan Tiongkok dan Rusia.

(Kelvin Yurcel)

(Fajar Nugraha)