Pakan Hewan Peliharaan Lokal Mulai Bersaing dengan Produk Impor

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menghadiri Pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.

Pakan Hewan Peliharaan Lokal Mulai Bersaing dengan Produk Impor

Hendrik Simorangkir • 8 September 2026 18:36

Tangerang: Pasar pakan hewan peliharaan di Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya produsen dalam negeri. Kondisi ini membuat pilihan pakan lokal semakin beragam di tengah pasar yang sebelumnya banyak diisi produk impor.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan perkembangan industri dalam negeri turut membuka peluang bagi produsen lokal untuk memperluas pasar pakan hewan peliharaan. Menurutnya, sejumlah produk lokal mulai mampu menawarkan kualitas yang dapat bersaing dengan produk impor.

"Pasar kita yang besar ini dulu memang masih didominasi impor karena produsen di dalam negeri belum banyak. Tapi sekarang, industri lokal sudah mulai bermunculan dan menunjukkan kualitas yang tidak kalah saing," kata Budi saat menghadiri Pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, baru baru ini.

Menurut Budi, bertambahnya produksi dalam negeri berpotensi memberikan lebih banyak pilihan bagi pemilik hewan peliharaan. Peningkatan skala produksi juga diharapkan dapat membuat harga pakan berkualitas lebih terjangkau dibandingkan produk impor, dengan tetap memperhatikan standar kualitas nutrisi.


Menteri Perdagangan Budi Santoso saat menghadiri Pameran Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir.

"Kalau nanti produksi dalam negeri makin banyak, harganya bisa lebih murah tetapi kualitasnya sama. Pasokan yang terjangkau ini tentu akan mendorong para pecinta hewan kesayangan untuk beralih ke produk lokal," jelas Budi.

Budi menyebut salah satu produk lokal yang dinilai mampu bersaing adalah Evopet. Menurutnya, produk tersebut telah menghadirkan sejumlah varian yang menyasar kebutuhan pasar dari segmen menengah hingga premium.

"Produk ini mulai dari segmen menengah hingga pakan kelas premium yang selama ini hampir sepenuhnya dikuasai oleh produk impor, sekarang sudah ada dengan produk lokal kita ini," ungkap Budi.

Perkembangan produsen lokal tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pasokan pakan hewan peliharaan di Indonesia. Masyarakat tetap memiliki pilihan untuk memelihara hewan ras impor dengan kebutuhan pakan yang tersedia dari produksi dalam negeri.

Budi berharap pertumbuhan industri pakan dalam negeri dapat terus mendorong kemandirian pakan nasional. Dengan semakin banyaknya produsen lokal, kebutuhan pakan hewan peliharaan diharapkan tidak lagi terlalu bergantung pada produk dari luar negeri.


(Deny Irwanto)