Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela. Foto: Metrotvnews.com
Indonesia Dukung Menlu Bangladesh di Majelis Umum PBB, Jaga Mandat Global
Fajar Nugraha • 11 September 2026 08:40
Jakarta: Indonesia secara resmi menyatakan dukungannya atas terpilihnya Menteri Luar Negeri Bangladesh Khalilur Rahman sebagai Presiden Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB (UNGA).
Pemerintah Indonesia berharap berbagai mandat strategis yang telah dirancang untuk setahun ke depan dapat terealisasi dengan baik demi kepentingan masyarakat dunia.
“Keterlibatan aktif Indonesia di forum Majelis Umum PBB sangat krusial. Pasalnya, majelis tersebut merupakan salah satu organ utama PBB dengan representasi keanggotaan negara paling luas dan inklusif,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Vahd Nabyl A. Mulachela, seperti dikutip dari Antara, Jumat 11 September 2026.
“Indonesia memiliki banyak kepentingan strategis yang perlu didorong agar seluruh program di bawah komite UNGA berjalan optimal,” imbuh Nabyl.
Tentu, terpilihnya menlu Bangladesh sebagai presiden UNGA akan mengawal berbagai mandat yang harus dijalankan untuk setahun ke depan," kata Nabyl.
Khalilur Rahman resmi menggantikan Annalena Baerbock, mantan Menlu Jerman yang memimpin Sidang ke-80 Majelis Umum PBB.
Dalam kepemimpinannya pada Sidang ke-81 ini, Rahman menegaskan komitmennya untuk berpegang teguh pada Piagam PBB serta siap menjembatani perbedaan antarnegara anggota untuk mencari titik temu atas berbagai tantangan global.
Menlu Bangladesh tersebut juga menegaskan pentingnya mempersiapkan PBB dalam menghadapi dinamika masa depan. Meski menyadari penyelesaian konflik internasional membutuhkan waktu dan proses yang tidak mudah, ia optimistis dialog konstruktif akan terus diupayakan untuk mencapai kesepakatan damai.