Menpora Sebut Pelatnas Atlet Indonesia Punya Indeks Jelas

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Foto: ANTARA/HO-dokumentasi pribadi.

Menpora Sebut Pelatnas Atlet Indonesia Punya Indeks Jelas

Kautsar Widya Prabowo • 9 September 2026 15:31

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengapresiasi dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto terhadap transformasi sistem Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Kini setiap cabang olahraga memiliki spesifikasi dan indeks jenjang kompetisi yang jelas.

"Jadi Alhamdulillah berkat dukungan Bapak Presiden sekarang yang namanya pelatnas itu kita sudah punya spesifikasi. Ada yang Olimpiade, Asian Games, SEA Games, tidak ada lagi yang pelatnas sebagai payung saja. Sekarang kita sudah ada indeks masing-masing cabor," ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, 9 September 2026.
 


Erick menyampaikan hal tersebut saat menghadiri acara pelepasan kontingen Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Sebanyak 430 atlet dari 35 cabang olahraga disiapkan untuk bertanding pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Dari total keseluruhan rombongan, sebanyak 281 atlet hadir langsung di Istana untuk dilepas oleh Presiden. Sementara itu, sebagian atlet lainnya telah berangkat lebih awal ke Jepang untuk menjalani pemusatan latihan (training camp).

"Ada bola basket sudah berangkat, terus ada wushu yang masih training camp di sana, bulu tangkis kalau enggak salah malam ini sudah mulai berangkat karena mau training camp juga," jelas Erick.


Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melepas kontingen Indonesia yang akan berkompetisi pada Asian Games ke-20 di Aichi-Nagoya, Jepang. Foto: Metrotvnews.com/Kautsar Widya Prabowo.

Meskipun memaparkan kesiapan dan pembenahan tata kelola pelatnas, Erick masih enggan membeberkan perincian mengenai target perolehan medali maupun besaran bonus yang dialokasikan bagi para atlet berprestasi.

Ajang olahraga multicabang terbesar se-Asia, Asian Games Aichi-Nagoya 2026, dijadwalkan berlangsung resmi pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

(Fachri Audhia Hafiez)