BPBD Muara Enim terjunkan perahu karet untuk mengevakuasi korban banjir. ANTARA/Edo Purmana
2.257 Rumah di Muara Enim Terendam Banjir
Whisnu Mardiansyah • 5 February 2026 16:03
Muara Enim: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan, melaporkan sebanyak 2.257 rumah warga terdampak bencana banjir. Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi, namun tidak menelan korban jiwa.
Kepala BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra, menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung sejak Selasa (3 Februari 2026) malam hingga pagi hari menyebabkan banjir yang melanda tujuh desa di wilayah tersebut.
Ketujuh desa yang terdampak adalah Desa Berugo (Dusun I dan Dusun II), Desa Gunung Megang Dalam, Gunung Megang Luar, Tanjung Terang, Desa Perjito, Lubuk Mumpo, dan Desa Tanjung Terang.
Baca Juga :
Tanggul Sungai Kembangsambi Situbondo Jebol
"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sebanyak 2.257 rumah warga di tujuh desa tersebut terdampak banjir," kata Abdurrozieq Putra di Muara Enim seperti dilansir Antara, Kamis, 5 Februari 2026.
Meski tidak ada korban jiwa, luapan Sungai Lematang itu merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 40 sentimeter. "Aktivitas masyarakat terganggu akibat bencana banjir yang kembali melanda permukiman penduduk tersebut," ucapnya.

Ilustrasi Medcom.id
Untuk mengantisipasi korban jiwa, BPBD telah mengerahkan puluhan personel ke lokasi bencana guna melakukan evakuasi warga ke tempat-tempat yang lebih aman.
"Kondisi saat ini banjir di seluruh wilayah terdampak sudah surut. Namun demikian masyarakat tetap kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana susulan supaya tidak menimbulkan korban jiwa," ujarnya.