Bangunan rusak terdampak gempa di Kabupaten Sikka, NTT. MI
Update Korban Gempa NTT: 78 Orang Meninggal, 95 Ribu Mengungsi
Lukman Diah Sari • 21 August 2026 07:54
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui data jumlah korban pascagempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data terbaru BNPB, jumlah korban meninggal bertambah tiga orang.
"Per 20 Agustus 2026, pukul 17.00 WIB, korban meninggal 78 orang," sebut Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatinkom) BNPB dalam keterangan pers resmi, pada Jumat, 21 Agustus 2026.
-
Meninggal dunia: 78 orang
-
Luka-luka: 953 orang
-
Mengungsi: 95.871 orang
Kategori Rumah Rusak (Total 38.898 unit):
-
Rusak Berat: 14.735 unit
-
Rusak Sedang: 9.178 unit
-
Rusak Ringan: 14.985 unit
.jpeg)
Proses evakuasi pascagempa NTT. Foto: dok. BNPB.
Kategori Fasilitas Umum dan Infrastruktur Terdampak:
-
Fasilitas Pendidikan: 502 unit
-
Rumah Ibadah: 220 unit
-
Fasilitas Kesehatan: 244 unit
-
Fasilitas Perkantoran: 294 unit
-
Gudang Bulog: 1 unit
-
Fasilitas Irigasi: 10 titik
-
Fasilitas Umum Lainnya: 31 unit
-
Akses Jalan: 45 titik
-
Pasar: 1 unit
-
Jembatan: 16 titik
Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa susulan masih terus terjadi hingga Jumat, 21 Agustus 2026, pascagempa utama yang mengguncang pada Sabtu, 15 Agustus lalu. Teranyar, per hari ini, pukul 05.00 WIB, telah terjadi lebih dari 4.000 kali gempa susulan.
"Total gempa bumi susulan 4.256 (kali)," tulis BMKG melalui akun resminya, Jumat, 21 Agustus 2026.