Fatah-Hamas Akan Bertemu di Mesir, Bahas Pemilu dan Masa Depan Palestina

Fatah dan Hamas dilaporkan akan bertemu di Mesir untuk membahas masa depan politik Palestina. (Anadolu Agency)

Fatah-Hamas Akan Bertemu di Mesir, Bahas Pemilu dan Masa Depan Palestina

Willy Haryono • 22 August 2026 14:44

Kairo: Kelompok Fatah dan Hamas dilaporkan tengah mempersiapkan pertemuan di Mesir pada pekan depan untuk membahas masa depan politik Palestina serta berbagai tantangan yang dihadapi kedua faksi tersebut.

Mengutip Anadolu Agency, Sabtu, 22 Agustus 2026, delegasi Fatah dan Hamas diperkirakan bertemu pada Senin mendatang, setelah berbulan-bulan melakukan komunikasi untuk menghidupkan kembali dialog antara kedua kelompok.

Rencana pertemuan itu muncul tidak lama setelah delegasi Hamas yang dipimpin Ketua Biro Politik Khalil al-Hayya mengunjungi Kairo. Delegasi tersebut bertemu pejabat Mesir dan perwakilan sejumlah faksi Palestina untuk membahas isu perjuangan nasional Palestina.

Sejumlah sumber mengatakan pertemuan Fatah-Hamas berlangsung ketika sistem politik Palestina menghadapi berbagai tantangan, termasuk upaya menyatukan kembali agenda politik Palestina menjelang pemilihan legislatif yang dijadwalkan berlangsung pada November.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas sebelumnya telah menetapkan jadwal pemilihan legislatif untuk wilayah Yerusalem Timur, Tepi Barat, dan Jalur Gaza. Pemilu tersebut akan menjadi pemilihan legislatif pertama Palestina dalam lebih dari satu dekade.

Menindaklanjuti keputusan tersebut, Komisi Pemilihan Umum Pusat Palestina mulai memperbarui data pemilih dan membuka proses pendaftaran. Hamas juga menyatakan niat untuk berpartisipasi dalam pemilu sebagai bagian dari koalisi nasional.

Mesir selama bertahun-tahun memainkan peran penting dalam memediasi dialog antara berbagai faksi Palestina, terutama Fatah dan Hamas. Namun, berbagai upaya tersebut belum berhasil mengakhiri perpecahan politik antara kedua kelompok.

Pertemuan mendatang dinilai penting karena dapat menjadi ujian bagi upaya membangun kembali hubungan antara Fatah dan Hamas, terutama menjelang pemilihan umum Palestina.

Dialog tersebut juga berlangsung di tengah situasi Gaza yang masih dilanda dampak perang dengan Israel. Kondisi tersebut meningkatkan tekanan terhadap faksi-faksi Palestina untuk membangun posisi politik bersama dan menentukan arah pemerintahan serta proses politik Palestina ke depan. (Razaqa Hariz)

Baca juga:  Hamas Siap Ikuti Pemilu Palestina 2026 dalam Koalisi Nasional

(Willy Haryono)