Ilustrasi hewan kurban. Foto: Medcom.id.
24 Ribu Sapi Kurban Asal NTB Dikirim ke Jabodetabek Jelang Iduladha
Silvana Febiari • 20 May 2026 18:41
Mataram: Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat sebanyak 24.974 ekor sapi kurban telah dikirim ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) hingga akhir April 2026. Pengiriman tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan daging kurban saat perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB Muhamad Riady mengatakan pengiriman hewan kurban tahun ini lebih tertib ketimbang tiga tahun terakhir berkat keberadaan Satuan Tugas Lalu Lintas Ternak.
"Total pengiriman sapi kurban ke Jabodetabek sampai akhir April 2026 sebanyak 24.974 ekor. Ini yang sudah kami lalu-lintaskan dan berjalan lancar," ujar dia, dilansir dari Antara, Rabu, 20 Mei 2026.
Riady menjelaskan pengaturan distribusi dilakukan secara ketat, mulai dari jadwal keberangkatan truk pengangkut sapi dari Pulau Sumbawa. Pengawasan juga dilakukan hingga proses bongkar muat di Pelabuhan Gili Mas, Kabupaten Lombok Barat.
Langkah itu dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan pengangkut dan mencegah kematian hewan ternak saat antre menunggu kedatangan kapal.
Pada musim Iduladha 2025, sapi kurban banyak mati akibat pengiriman yang tidak terkendali. Sejumlah truk membawa muatan melebihi kapasitas dan harus menunggu berhari-hari di area pelabuhan.
"Tahun ini tidak ada kematian ternak karena sejak jauh hari satgas bekerja sangat efektif. Kapasitas truk pengangkut 25 ekor tidak diizinkan mengangkut 30 ekor," ungkap Riady.
.jpg)
Ilustrasi hewan kurban. (Pexels)
Selain mengirimkan 24.974 ekor sapi kurban ke Jabodetabek, NTB juga mendistribusikan ribuan sapi kurban ke daerah lain seperti Kalimantan Selatan sebanyak 2.204 ekor, Banten 300 ekor, Jawa Tengah 25 ekor, Kalimantan Tengah 61 ekor, Kalimantan Timur 37 ekor, Lampung 32 ekor, Bangka Belitung 60 ekor, dan Aceh 56 ekor.
Riady menyebut NTB telah mengirimkan sapi kurban secara total untuk kebutuhan Iduladha pada periode Maret-April 2026 sebanyak 27.449 ekor. Puluhan ribu ekor sapi tersebut didistribusikan berbagai daerah di Indonesia.
Jabodetabek masih menjadi pasar terbesar bagi sapi-sapi asal NTB. Sepanjang Januari sampai April 2026, total sapi pedaging yang sudah keluar dari wilayah NTB mencapai 32.226 ekor.
"Pasar yang perlu digarap ke depan tidak hanya terkonsentrasi di Jabodetabek, tapi juga Kalimantan Selatan. Pada 2026, sekitar 2.204 ekor permintaan dari Kalimantan Selatan yang bisa NTB penuhi untuk kebutuhan hewan kurban," ujar Riady.